Connect with us

Berita Terbaru

Koruptor Bantuan Ponpes di Banten Akhirnya Terungkap; Tersangkanya Warga Pandeglang

Published

on

Ilustrasi. Korupsi. (lensaindonesia)

Serang – ES warga Kabupaten Pandeglang, Banten, dijebloskan ke Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Serang, oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten. ES ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dana bantuan Pondok Pesantren (Ponpes) tahun anggaran 2020.

Penetapan ES setelah penyidik menemukan dua alat bukti dan melakukan pemeriksaan terhadap 21 penerima dana bantuan. Diketahui, Bantuan Ponpes yang digelontorkan Pemprov Banten sebesar Rp 117 Miliar untuk 4.042 Ponpes yang diusulkan Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Banten.

Kepala Kejati Banten, Asep Nana Mulayana menjelaskan, ES merupakan pihak swasta yang berperan memotong dana bantuan ponpes. Pemotongang yang dilakukan ES mulai dari Rp15-20 juta.

BACA :  Gubernur, Ketua DPRD dan Direksi Bank Banten Digugat Rp 179 M Gara-gara Obral Kredit ASN ke BJB

“ES ini pihak swasta yang menawarkan bantuan untuk Ponpes, terus ada pemotongan mulai dari Rp 15-20 juta per-Ponpes,” kata Asep kepada wartawan, Jumat 16 April 2021.

Asep mengaku, sengaja melakukan penahan terhadap tersangka dengan menjebloskan ke Rutan Kelas II B Serang, karena dikhawatirkan tersangka akan melarikan diri, merusak atau menghilangkan barang bukti dan atau mengulangi tindak pidana.

“Kemudian tersangka dibawa ke Rutan Kelas IIB Serang untuk dilakukan penahanan selama 20 hari, terhitung mulai tanggal 15 April 2021 sampai dengan tanggal 04 Mei 2021,” tandasnya.

Editor : Engkos Kosasih



Terpopuler