Connect with us

Berita Utama

Terus Jadi Zona Merah COVID-19, Ternyata Curug dan Kelapa Dua sejak Awal Jadi Episentrum Penyebaran

Published

on

FOTO ILUSTRASI: Peta Sebaran COVID-19 di Provinsi Banten per-Tanggal 12 Januari 2021, Kabupaten Serang Kembali Zona Merah COVID-19 (Istimewa)

Tangerang – Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Tangerang hingga saat ini belum mengizinkan dilakukan pelonggaran aktivitas bagi warga di Kecamatan Curug dan Kelapa Dua.

Pasalnya, dua kecamatan tersebut terus-terusan menjadi zona merah penyebaran COVID-19 di Kabupaten Tangerang.

Dikutip BantenHits.com dari Merdeka.com, Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar mengungkapkan, sejak awal pandemi COVID-19, Curug dan Kelapa Dua telah menjadi zona merah.

“Jadi di wilayah Kabupaten Tangerang ada beberapa kecamatan yang berstatus zona merah, di antaranya Kecamatan Kelapa Dua dan Kecamatan Curug,” kata Zaki Iskandar, Jumat, 16 April 2021.

BACA :  Panel Kontrol Pompa Jebol Disebut Penyebab Air PDAM Tirta Multatuli Tak Mengalir di Kalanganyar

Menurut Zaki, Tim Satgas COVID-19 Kabupaten Tangerang tetap melakukan pengetatan aktivitas masyarakat dengan harapan bisa menekan angka penyebaran COVID-19 di wilayah itu.

“Dua wilayah ini memang jadi episentrum penyebaran Covid-19 di Kabupaten Tangerang sejak awal pandemi,” ucapnya.

Dilansir dari laman covid19.tangerangkab.go.id, Jumat, 16 April 2021, ada 54 kasus di Kecamatan Curug dan 34 kasus di Kecamatan Kelapa Dua.

“Untuk itu kita masih belum perbolehkan kelonggaran di sana,” kata Zaki.

Sejumlah aktivitas kegiatan masyarakat, termasuk di Bulan Ramadan, masih dibatasi. “Seperti diizinkan salat tarawih di masjid dan musala, tapi dengan beberapa aturan protokol kesehatan yang ketat seperti pembatasan kapasitas, pemberlakuan jarak, dan pemakaian masker,” kata dia.

BACA :  Gubernur Banten Perpanjang PSBB, Wali Kota Serang Menunggu Kesepakatan bersama OPD

Editor: Fariz Abdullah



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Terpopuler