Connect with us

Berita Terbaru

Guru Belum Divaksin Covid-19 di Lebak Dilarang Mengajar

Published

on

Kepala Dindik Lebak Wawan Ruswandi. (Istimewa)

Lebak- Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Lebak mengizinkan sekolah melakukan kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Asalkan mereka menerapkan protokol kesehatan ketat.

Tak hanya itu, setiap sekolah yang diizinkan menggelar PTM hanyalah yang berada di zona hijau Covid-19 dan tenaga pendidiknya telah menjalani vaksinasi Covid-19.

“Pihak sekolah wajib untuk menerapkan prokes yang selama pemberlakuan KBM tatap muka itu, “kata Kepala Dindik Lebak, Wawan Ruswandi, Jumat, 16 April 2021.

Kata Wawan, Para guru yang sudah divaksin di izinkan untuk mengajar. Sementara yang belum tidak dulu di izinkan. 

“Hanya yang sudah divaksin yang dizinkan mengajar tatap muka. Sementara yang belum bisa mengajar melalui daring,”terangnya. 

BACA :  Ketua PN Pandeglang Minta Maaf soal Perampasan Kamera Jurnalis

Ia menargetkan,  seluruh guru yang bertugas di Kabupaten Lebak akan menjalani vaksinasi. Hal itu dilakukan guna melindungi guru dan juga anak muridnya dari paparan virus Covid-19.

“Kami sedang mendata ke sekolah-sekolah (jumlah guru yang sudah divaksin, -red).
Ya kalau target semuanya bisa divaksin, tapi kan itu kewenangan Dinkes , kita sudah berkoordinasi untuk diprioritaskan karena akan segera melaksanakan KBM tatap muka,” tandasnya. 

Sementara, Juru Bicara Satgas Penangganan Covid-19 Lebak Dr. Firman Rahmatullah mengatakan, vaksinasi untuk para guru sendiri sudah mulai dilakukan  bersamaan dengan pelayan publik lainnya.

“Sebagian sudah, dan sebagian lainnya belum karena masih menunggu vaksin, ” pungkasnya.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana

BACA :  Evakuasi Runtuhan JPO, BSD Terjunkan Dua Alat Berat



Terpopuler