Connect with us

Berita Utama

Astagfirullah, Bayi dengan Mata dan Mulut Tertutup Lakban Tergeletak di Tempat Sampah Jati Waringin Tangerang

Published

on

Ilustrasi. Suasana di TPA Jati Waringin (Istimewa)

Tangerang- Sesosok mayat bayi dengan kondisi mulut dan mata ditutup lakban ditemukan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jati Waringin, Desa Jati Waringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, pada Minggu 18 April 2021. 

Dari informasi yang dihimpun, jasad bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang pemulung bernama Samenah yang sedang mengorek sampah. 

Diduga, bayi malang dengan kondisi tali pusar  yang masih menempel dan terbungkus kantong plastik itu sengaja dibuang oleh orang tuanya sesaat setalah dilahirkan. 

“Iya saya yang menemukanya waktu lagi ngorek-ngorek sampah ada plastik hitam pas dibuka ternyata isinya mayat bayi,” Kata dia kepada wartawan. 

BACA :  Polisi Kembali Tangkap Enam Tersangka Keributan di Karoke Locus yang Tewaskan Tiga Orang

Temuan mayat bayi itu pun menggegerkan warga dan para petugas kebersihan di TPA Jati Waringin. 

Namun karena sampah tersebut berasal dari wilayah Sepatan, akhirnya salah satu sopir truk sampah melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Sepatan. 

“Sudah dilaporkan sama sopir truk sampah ke polisi ke polsek Sepatan karena sampahnya berasal dari wilayah Sepatan,” Ujarnya 

Sementara itu, Kapolsek Sepatan AKP I Gusti Moch Sugiarto saat dihubungi BantenHits.com membenarkan adanya laporan mengenai penemuan jasad bayi tersebut. 

Ia mengungkapkan, mayat bayi yang kini sudah dievakusai ke RSUD Kabupaten Tangerang tersebut pertama kali ditemukan oleh pemulung dalam kondisi mata dan mulut ditutup lakban. 

“Iya benar, ada laporan temuan mayat bayi ke kami (Polsek Sepatan). TKP nya di Mauk tapi menurut informasi sampahnya berasal dari wilayah Sepatan dan ini masih kita selidiki,” Terangnya.

BACA :  HUT Kota Tangerang, Pelajar dan Mahasiswa Unjuk Gigi Lomba Menyanyi

Meski demikian, ia menambahkan, pihaknya belum dapat memastikan apakah benar sampah-sampah yang didalamnya terdapat mayat bayi itu berasal dari wilayah Sepatan. 

“Karenakan sampahnya ini juga berasal dari beberapa wilayah seperti Kayu Agung kita masih selidiki ini,” Pungkasnya.

Editor: Fariz Abdullah



Pria kelahiran Jakarta ini memiliki latar belakang sarjana pendidikan. Ketertarikan pada dunia literasi membuat Rikhi--begitu dia biasa dipanggil--memilih jalan hidup sebagai jurnalis.

Terpopuler