Connect with us

Berita Terbaru

Transaksi dengan Polisi yang Menyamar; Dua Pria Ini Terancam Hukuman 20 Tahun Penjara

Published

on

Satu Pengedar narkoba yang ditangkap Satnarkoba Polresta Tangerang. (Istimewa)

Tangerang- Dua pengedar narkotika jenis sabu berinisial A (26) dan HA (28) dibekuk oleh anggota Satresnarkoba Polresta Tangerang. Kedua pelaku ditangkap di lokasi berbeda di wilayah Serang, Banten. 

Dari informasi penangkapan dua pengedar sabu itu bermula dari informasi masyarakat. Kemudian, polisi mendalami ciri-ciri dan identitas salah satu tersangka. 

Dengan berpura-pura menjadi pembeli, anggota Satresnarkoba Polresta Tangerang kemudian melakukan transaksi dengan tersangka A di sebuah Jembatan Jongjing, Desa Laban, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang.  

“Saat itulah kami melakukan penangkapan terhadap tersangka A,” Ungkap Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro, Kamis 22 April 2021. 

BACA :  Puluhan Papan Reklame di Balaraja Dirobohkan

Saat ditangkap A mengaku mendapat narkotika sabu tersebut dari tersangka HA. Tak lama, tim langsung bergerak ke rumah HA di Kampung Kelapan, Desa Kebuyutan, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang.

“Tim pun langsung bergerak menuju rumah HA namun saat hendak ditangkap tersangka HA coba kabur melalui pintu belakang. Tetapi anggota berhasil menangkapnya,” Terangnya.

Dalam penggeledahan di rumah tersangka HA polisi juga menemukan 1 paket alat hisap sabu, timbangan elektrik, dan narkotika jenis sabu seberat 1,29 gram. 

“Guna kepentingan penyelidikan dan pengembangan, kedua tersangka digiring ke Mapolresta Tangerang,” Kata Wahyu.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat pasal 114 ayat (1) subsider Pasal 112 ayat (1) juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. 

BACA :  Ketua DPC PBB Kota Serang: Saya Cinta PBB, Tak Jadi Nyaleg Tak Masalah!

“Dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun penjara,” pungkasnya.

Editor: Fariz Abdullah



Pria kelahiran Jakarta ini memiliki latar belakang sarjana pendidikan. Ketertarikan pada dunia literasi membuat Rikhi--begitu dia biasa dipanggil--memilih jalan hidup sebagai jurnalis.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler