Connect with us

Berita Terbaru

Ayah Tiri Penganiaya Bocah Kelas Empat SD di Lebak Dibekuk Polisi; Kepala Dibenturkan ke Pintu Bekali-kali Gegara Handphone

Published

on

Supriadi alias Yadi pelaku penganiaya bocah kelas empat SD yang tak lain anak tirinya sendiri saat diperiksa polisi. (istimewa)

Lebak- Supriadi alias Yadi diamankan Satreskrim Polres Lebak. Warga Kampung Keong, Desa Cikatapis, Kecamatan Kalanganyar itu diamankan atas dugaan penganiayaan terhadap RM.

Baca Juga: Astagfirullah, Bocah Kelas Empat SD di Lebak Dianiaya Ayah Tiri hingga Babak Belur usai Antar Hidangan Buka Puasa

Ya, RM merupakan anak tirinya sendiri. Ia tega menganiaya bocah kelas empat SD itu berkali-kali gegara persoalan Handphone.

“Jadi pelaku ini menganiaya korban karena mendengar laporan bahwa RM telah mencuri handphone milik saudaranya,”kata Kasatreskrim Polres Lebak, IPTU Indik Rusmono kepada BantenHits, Selasa, 4 Mei 2021.

BACA :  MUI Tolak Keinginan Gafatar Miliki Markas di Pandeglang

“Padahal korban ini sempat membantah bahwa telah mencuri handphone,”tambahnya.

Kata Indik, dari hasil pemeriksaan ternyata pelaku melakukan kekerasan secara membabi buta. Hal itu dilakukan semata-mata untuk meluapkan emosinya dan membuat RM mengaku.

“RM ini tidak ngaku juga akhirnya kesal. Pelaku menendang bagian kaki lalu mendorong kepala RM beberapa kali hingga mengenai tihang pintu,”katanya.

Saat ini, kata Indik, pelaku sudah diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka.

Atas perbuatannya, Yadi disangkakan Pasal 44 ayat (2) UU RI No. 23 Tahun 2004 Tentang Pemghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga Dan Pasal 76C Jo Pasal 80 Ayat (2) Dan Ayat (4) UU RI No. 35 Tahun 2014 Atas Perubahan UU RI No. 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.

BACA :  Penyelidikan Pasar Babakan Mandek, Aktivis Antikorupsi Akan Temui Jaksa Agung

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Terpopuler