Connect with us

Berita Utama

Posko THR Kab. Tangerang Banjir Aduan; Dari Perusahaan Maskapai Masih Ngutang hingga Bingkisan Rp50 Ribu

Published

on

Petugas Posko THR  Kabupaten Tangerang Saat Menunjukan Salah Satu Laporan Aduan THR. (Bantenhits/Rikhi Ferdian)

Tangerang- Posko pengaduan seputar pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang banjir aduan. Sejak dibuka pada 27 April 2021 sampai 5 Mei 2021 sudah ada puluhan laporan yang diterima.

Isi aduan dugaan pengabaian hak THR oleh perusahaan ini bermacam-macam, ada buruh dari salah satu perusahaan di Pasar Kemis yang sudah bekerja selama 8 tahun bekerja tetapi tidak pernah mendapat THR.

Bahkan, setiap lebaran ia dan ratusan karyawan lainnya mengaku hanya diberi bingkisan senilai 50 ribu rupiah.

“Padahal ada sekitar 160 karyawan yang sudah bekerja rata-rata 3-10 tahun,” Keluh salah seorang pelapor yang namanya dirahasiakan.

BACA :  Natal dan Tahun Baru, Ratusan Personil Jaga Gereja dan Pusat Perbelanjaan di Kota Tangerang

Tak hanya itu, ada juga karyawan dari salah satu alih daya anak usaha sebuah maskapai penerbangan yang mengadukan jika THR tahun 2020 lalu belum dibayar lunas oleh pihak manajemen.

Bahkan, dugaan pelanggaran juga dilakukan oleh perusahaan maskapai ini juga dilakukan pada gaji para karyawan.

Seorang karyawan yang datang mengadu bercerita jika di awal pandemi Covid-19 para karyawan diminta untuk mendatangi pemotongan gaji selama 3 bulan. Namun sampai sekarang pemotongan gaji tersebut masih terus dilakukan.

“Untuk THR janjinya akhir Desember lalu dibayar sisanya. Tapi sampai sekarang masih belum dibayar,” Aku pelapor lain yang mengaku sudah bekerja selama 5 tahun.

Menindaklanjuti banyak aduan dari para pekerja tersebut, Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang, Beni Rachmat mengaku, telah menurunkan tim ke lapangan untuk melakukan pengecekan dan klarifikasi ke perusahaan-perusahaan yang dilaporkan.

BACA :  Ketua DPRD Kota Serang Protes Kebijakan Wali Kota "Gusur" Check Point Covid-19

“Selanjutnya dari hasil pengecekan kami akan fasilitasi untuk penyelesaian masalahnya,” Katanya

Namun, lanjut Beni, jika ditemukan adanya ketidakpatuhan pengusaha atas Surat Edaran Bupati Tangerang Nomor 841.4/1583-Disnaker/2020 Tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan THR 2021 bagi Pekerja/buruh di Kabupaten Tangerang, ia menegaskan pihaknya akan melaporkan perusahaan tersebut ke Bupati Tangerang.

“Selanjutnya laporan diteruskan ke Bidang Pengawas Dinas Tenaga Kerja Provinsi Banten,” Tukasnya

Sementara itu dari pantauan wartawan hingga H-7 lebaran ini para karyawan di Kabupaten Tangerang datang silih berganti ke posko pengaduan THR.  Aduan lainnya meliputi perusahaan yang sama sekali tidak memberi THR dengan alasan yang tidak jelas sampai ada perusahaan mencicil pembayaran THR.

BACA :  Dapat Restu Mendagri, Rano Percepat Pendirian Bank Banten

Editor: Fariz Abdullah



Pria kelahiran Jakarta ini memiliki latar belakang sarjana pendidikan. Ketertarikan pada dunia literasi membuat Rikhi--begitu dia biasa dipanggil--memilih jalan hidup sebagai jurnalis.

Terpopuler