Connect with us

Berita Terbaru

Pengedar Sabu Lintas Provinsi Tak Berkutik saat Diciduk Polres Serang di Depok

Published

on

Ilustrasi pengedar Sabu ditangkap. (net)

Serang – Seorang pengedar sabu lintas provinsi warga Kelurahan Rawasari, Kecamatan Cempaka Putih, Jakarta Pusat yang biasa beroperasi di wilayah Serang Timur ditangkap Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Serang.

Tersangka pengedar berinisial NV (40), dia ditangkap di rumah kontrakannya di daerah Bojong Pondok Terong, Kota Depok, Jawa Barat (Jabar), Minggu 2 Mei 2021. Dari tangan tersangka ini diamankan barang bukti 10 paket plastik bening berisi kristal putih yang diduga sabu.

Kapolres Serang, AKBP Mariyono mengatakan, penangkapan terhadap pengedar sabu lintas provinsi ini merupakan hasil pengembangan tersangka AS (33), warga Kelurahan Dranggong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, yang ditangkap di areal parkir Swiss Bellin Hotel Cikande pada Sabtu 1 Mei 2021.

BACA :  Kurir Ganja Diringkus di Depan Mall Teras Kota BSD

“Dari tersangka AS, didapat barang bukti alat hisap (bong) beserta pipa kaca (pipet) yang berisikan narkotika jenis sabu. Bersama barang bukti, tersangka AS langsung digelandang ke Mapolres Serang,” kata AKBP Mariyono yang ditemani oleh Kasatresnarkoba, Iptu Michael K Tandayu, di Mapolres Serang, Rabu 5 Mei 2021.

Saat dilakukan pemeriksaan, AS mengaku, mendapatkan sabu dari tersangka NV yang ditemui di wilayah Kota Depok. Berbekal dari pengakuan dari tersangka AS, tim anti narkotika yang dipimpin Ipda Deni Hartanto langsung bergerak cepat ke daerah Bojong Pondok Terong tempat persembunyian NV.

“Tersangka NV yang berada di dalam rumah kontrakan berhasil diamankan tanpa melakukan perlawanan. Dari penggeledahan, petugas menemukan 10 paket sabu dari tempat tinggal NV. Tersangka berikut barang bukti kemudian diamankan untuk dilakukan pengembangan,” jelasnya.

BACA :  Empat Kelurahan di Ibukota Banten Jadi Zona Merah Covid-19

Sementara Kasatresnarkoba, Polres Serang, Iptu Michael K Tandayu menambahkan, tersangka NV tidak menyangkal mengenali AS bahkan diakui juga pernah menjual sabu kepada AS. Menurutnya, tersangka sudah cukup lama melakukan bisnis shabu di wilayah Kabupaten Serang.

Terkait 10 paket yang diamankan petugas, tersangka mengakui, mendapatkan dari seorang bandar yang mengaku tinggal di daerah Jakarta Pusat. Hanya saja, tersangka NV tidak mengetahui secara pasti identitas dari si bandar, dikarenakan transaksi melalui komunikasi handphone.

“Tersangka tidak mengenal lebih dalam identitas dari pemasok, karena transaksi tidak secara langsung melainkan lewat komunikasi telephon. Begitu juga dengan pengambilan barang dilakukan di lokasi yang sudah ditentukan si bandar setelah tersangka melakukan pembayaran melalui transfer ATM,”
tutupnya.

BACA :  Kepsek SDN Sukasari Tangerang Kecewa Pembangunan Gedung Baru Dihentikan Kemenkumham

Editor : Engkos Kosasih



Terpopuler