Connect with us

Berita Utama

Dua Warga Lampung Nekat Bertaruh Nyawa supaya Bisa Mudik, Begini Kondisi Mereka saat Ditemukan

Published

on

Dua warga Lampung nekat berada dalam bak mobil pikap yang ditutup rapat supaya bisa pulang kampung. Aksi berbahaya ini diketahui petugas Polres Cilegon yang melakukan penyekatan di pintu masuk Pelabuhan Merak, Selasa, 11 Mei 2021.(BantenHits.com/ Iyus Lesmana)

Cilegon – Berbagai cara dilakukan sejumlah warga di perantauan agar bisa mudik Lebaran ke kampung halaman.

Seperti yang dilakukan dua warga asal Lampung. Mereka nekat melakukan aksi berbahaya berada di dalam bak mobil pikap yang tertutup rapat. Aksi warga ini tentu bisa memicu kehabisan napas hingga kehilangan nyawa.

Keberadaan mereka berdua berhasil diketahui petugas Polres Cilegon saat melakukan penyekatan di akses masuk ke Pelabuhan Merak, Selasa dini hari, 11 Mei 2021.

BACA :  BBKP Bandara Soetta Gagalkan Penyelundupan Hewan Dilindungi Asal Papua

Wartawan BantenHits.com Iyus Lesmana melaporkan, aksi nekat yang dilakukan pemudik tersebut diketahui usai petugas melakukan penyekatan di pintu masuk Pelabuhan Merak, tepatnya di depan Kantor Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Merak, Kota Cilegon.

Petugas yang curiga langsung melakukan pemeriksaan muatan kendaraan Mutsubishi L300 bernomor polisi BE 9435 X warna hitam tersebut dan menemukan dua orang pemudik di dalamnya. 

“Hasilnya penyekatan saat ini adalah masih ada beberapa masyarakat kita yang nekat untuk melaksanakan mudik, contohnya seperti ini kita menemukan pemudik sembunyi di dalam mobil bak terbuka yang ditutup terpal,” kata Kapolres Cilegon, AKBP Sigit Haryono, saat dikonfirmasi awak media. 

Sigit mengungkapkan, kendaraan Mitshubishi L 300 tersebut langsung diamankan oleh petugas dan selanjutnya akan diputar-balikan ke daerah asal.

BACA :  RS Krakatau Medika Cilegon Terbakar, Pasien Dievakuasi

Polres Cilegon memastikan, akan terus melakukan pengetatan dengan melakukan pemeriksaan kepada para pengendara yang akan memasuki Pelabuhan Merak. 

“Kami akan melaksanakan pemeriksaan. Kepada masyarakat, kami imbau untuk tidak coba-coba menerobos. Kami petugas siap melakukan pemeriksaan dan memutarbalikan,” ungkapnya. 

Sigit menambahkqn, selain mendapati penumpang di dalam bak mobil, petugas juga menemukan modus-modus baru yang di gunakan calon pemudik untuk mengelabui petugas kepolisian agar dapat menyebrang menuju Pulau Sumatera melalui Pelabuhan Merak. 

“Kami menemukan modus yang mengaku orang dekat sopir, setelah kami interogasi, dan setelah kami pisahkan ternyata satu sama lain tidak saling kenal. Sehingga modus itu segera ditindak lanjuti petugas, ternyata orang tersebut menumpang kendaraan barang untuk mudik tetap bukan di bak, melainkan di dalam kabin,” tandasnya. 

BACA :  Polisi Minta Pengelola Mall di Tangerang Tambah CCTV

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Terpopuler