Connect with us

Berita Terbaru

Maksa Mudik Lewati Pospam Ciujung dan Cikande, Dua Warga Lebak dan Serang Terdeteksi COVID-19

Published

on

Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah saat meninjau Pospam Idul Fitri di Ciujung dan Cikande. Tatu mendapatkan laporan dua warga yang maksa mudik positif COVID-19. (Istimewa)

Serang – Dua warga asal Kabupaten Lebak dan Kota Serang yang memaksa mudik ke kampung halamannya terdeteksi positif COVID-19 oleh petugas Pos Pengamanan atau Pospam Idul Fitri Pemkab Serang di pintu masuk Tol Ciujung dan Jalan Raya Jakarta-Tangerang, Kecamatan Cikande.

Hal tersebut diketahui setelah Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah meninjau dua pospam di wilayahnya tersebut, Senin, 10 Mei 2021.

Menurut Tatu, dua warga asal Kota Serang dan Kabupaten Lebak diketahui positif COVID-19 setelah memaksa untuk mudik. Kemudian dilakukan pemeriksaan rapid test oleh tim kesehatan.

BACA :  Bupati Pandeglang akan Surati DPRD Soal Mobdin Jadi Temuan BPK

“Hasilnya reaktif COVID-19, padahal tidak menunjukkan gejala terinfeksi. Kemudian dilakukan penanganan sesuai prosedur,” kata Tatu melalui keterangan tertulis.

Kepala Puskesmas Kragilan, Dr. Elizabet membenarkan, ada dua warga Lebak dan Kota Serang yang terkonfirmasi akan mudik, kemudian berdasarkan pemeriksaan positif COVID-19.

“Kami lakukan koordinasi dan komunikasi dengan pemerintah daerah wilayah asal untuk ditangani bersama. Dalam penanganan warga terkait Covid-19, kami ada komunikasi lintas kabupaten/kota,” ujarnya.

Patuhi Aturan Pemerintah

Tatu menjelaskan, petugas operasional di pospam Idul Fitri yang ada di Kabupaten Serang merupakan gabungan TNI-Polri dan Pemkab Serang.

“Untuk wilayah Kabupaten Serang, ada Pospam penyekatan yang ditinjau, yakni di Ciujung dan Cikande. Ini standar operasional yang dilaksanakan TNI-Polri bersama pemda,” bebernya.

BACA :  Ketatnya Penerapan Protokol Kesehatan di DPRD Kabupaten Serang

Menurut Tatu, Pemerintah pusat sudah melarang masyarakat untuk mudik pada momen Idul Fitri Tahun ini. Hal ini karena, pandemi Covid-19 belum berakhir.

“Semoga upaya kita semua sesuai harapan pemerintah pusat dan pemda, bahwa lebaran ini tidak menjadi cluster peningkatan covid-19,” ujarnya.

Tatu berharap, masyarakat terutama warga Kabupaten Serang untuk patuh terhadap aturan pemerintah. Aturan tersebut dikeluarkan untuk kesehatan dan keselamatan masyarakat.

“Jika kondisi sudah kondusif, kita bisa bersilaturahmi kembali dengan normal. Mudik pun, tidak akan sampai ke tempat tujuan, nanti ada pemeriksaan. Nanti petugas akan memerintahkan putar balik,” tegasnya.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Terpopuler