Connect with us

Berita Terbaru

Sedih! Buruh Perempuan di Tangerang Tak Jadi Mudik ke Lampung Gara-gara Modusnya Terbongkar, Untung Uang Belum Ambyar

Published

on

Ayu Setianingsih, pekerja di Tangerang yang ingin pulang ke Lampung saat diinterogasi Kapolres Cilegon, AKBP Sigit. (BantenHits.com/ Iyus Lesmana)

Cilegon – Mata Ayu Setianingsih berkaca-kaca menahan sedih. Pekerja di Tangerang ini gagal mudik setelah terjaring penyekatan Polres Cilegon di akses menuju Pelabuhan Merak, Selasa dini hari, 11 Mei 2021.

Sejumlah kendaraan yang diketahui membawa rombongan pemudik dipaksa petugas untuk memutar balik ke tempat asal.

Ditemui wartawan BantenHits.com, Iyus Lesmana di lokasi penyekatan, Ayu menuturkan, rencananya dia hendak mudik ke kampung halamannya di Lampung.

Untuk memuluskan rencananya, Ayu tergiur tawaran seorang sopir truk angkutan barang yang menawarkan jasa untuk ditumpangi. Tentunya, Ayu harus mengeluarkan sejumlah uang sebagai imbalannya.

BACA :  Muncul Hoaks Korban Tsunami Dimakan Ikan, Kementerian KKP Lakukan Ini kepada Warga Pesisir

Supaya bisa lolos penyekatan, Ayu kemudian ditempatkan di kabin truk. Oleh sopir, Ayu pura-pura dianggap sebagai keluarga yang tengah ikut pengiriman barang.

Namun, rencana mereka ternyata tak mulus. Petugas Polres Cilegon ternyata lebih jeli. Mereka melakukan interogasi, hingga akhirnya mudos tersebut terbongkar.

“Kami menemukan modus yang mengaku orang dekat sopir, setelah kami interogasi, dan setelah kami pisahkan ternyata satu sama lain tidak saling kenal. Sehingga modus itu segera ditindak lanjuti petugas, ternyata orang tersebut menumpang kendaraan barang untuk mudik tetap bukan di bak, melainkan di dalam kabin,” ungkap Kapolres Cilegon, AKBP Sigit Haryono, saat dikonfirmasi awak media di lokasi penyekatan.

BACA :  Pelajar yang Teler di Samping Gedung KNPI Kota Tangerang Dapat Ganja Sintetis dari Teman Sekelas

Ayu yang mengaku sangat sedih tidak bisa ke kampung halamannya di Lampung, akhirnya hanya bisa pasrah dan memutuskan kembali ke Tangerang.

“Ya mau bagaimana lagi, terpaksa harus kembali ke Tangerang karena diputarbalikan oleh petugas kendaraan yang saya naikin. Untungnya sih belom bayar sama sopirnya. Perjanjiannya kalau sudah sampai Lampung baru dibayar sopirnya,” tandasnya. 

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Terpopuler