Connect with us

Berita Terbaru

Mall Terbesar di Kabupaten Tangerang Ini Nyaris Disanksi, Begini Kondisinya saat Ditinjau Bupati Zaki

Published

on

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar (rompi coklat) saat meninjau penerapan protokol kesehatan di Mall Aeon yang merupakan salah satu mall terbesar di Kabupaten Tangerang. (BantenHits.com/ Rikhi Ferdian)

Tangerang – Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar meninjau protokol kesehatan (prokes) COVID-19 di salah satu mall terbesar di Kabupaten Tangerang, yakni Aeon Mall di Kawasan BSD, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Kamis 13 Mei 2021. 

Peninjauan dilakukan untuk memastikan pihak pengelola sudah menerapkan protokol kesehatan dengan ketat agar tidak terjadi kerumunan pengunjung di dalam mall. 

Dihubungi BantenHits.com, Juru Bicara Satgas COVID-19 Kabupaten Tangerang dr. Hendra Tarmizi yang turut mendampingi kunjungan Bupati Zaki mengatakan, jika dalam kunjungan tersebut ditemukan pelanggaran, pihaknya dipastikan akan menjatuhkan sanksi tegas.

BACA :  Peserta Balap Liar di Pagedangan Kocar-kacir Dirazia polisi

Setelah dilakukan pemantuan bersama, khusus di Mall Aeon, kata Hendra, protokol kesehatan sudah diterapkan sesuai aturan. 

Menurut Hendra, di pintu masuk mall pengelola juga memasang alat penghitung pengunjung. Bila mana jumlahnya sudah melebihi setengah kapasitas, maka sementara pengunjung lain tidak diperbolehkan untuk masuk. Hal ini dilakukan untuk menghindari adanya kerumunan. 

“Kalau kapasitasnya sudah penuh, disitu terlihat mall sudah padat, jadi sementara pengunjung dilarang masuk. Jadi di pintu masuk ada hitungan pengunjungnya,” kata dr. Hendra.

Ia berharap, di momen libur lebaran ini para pengelola tempat-tempat keramaian bisa menjalankan protokol kesehatan secara ketat. Apabila ada yang melanggar maka akan diberi sanksi sesuai aturan dalam PSBB. 

BACA :  Pembangunan Puskesmas Panimbang Dituding Abaikan Keselamatan Pekerja; Pelaksana Pilih Bungkam

“Iyakan memang di PSBB ada sanksinya mulai dari teguran lisan, sanksi tertulis, sampai sanksi penutupan,” ujarnya.

Kendati begitu, selama momen libur lebaran ini tidak ada perubahan jam operasional pada pusat perbelanjaan. Mall dan tempat-tempat kegiatan usaha lainnya tetap beroperasi sampai jam 9 malam. 

“Kalau perubahan jam operasional tidak ada yah lebih kepada pengetatan prokes saja agar tidak ada lonjakan kasus COVID-19 setelah libur lebaran,” pungkasnya.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana

 



Pria kelahiran Jakarta ini memiliki latar belakang sarjana pendidikan. Ketertarikan pada dunia literasi membuat Rikhi--begitu dia biasa dipanggil--memilih jalan hidup sebagai jurnalis.

Terpopuler