Connect with us

Berita Terbaru

Gawat! Tingkat Kepatuhan Masyarakat Kab. Tangerang soal Prokes Baru 53 Persen, Bupati Zaki Bentuk Tim Khusus

Published

on

Tim Satgas Khusus Pemantauan Prokes Covid-19 yang bertugas di Aeon Mall foto bersama. (Istimewa)

Tangerang- Pemerintah Kabupaten Tangerang telah membentuk tim satgas yang khusus bertugas memantau protokol kesehatan Covid-19 di titik-titik keramaian selama libur lebaran.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Tangerang dr. Hendra Tarmizi mengatakan, pada masa libur lebaran ini ada tiga tempat yang dianggap paling rawan terjadinya penyebaran Covid-19. Yakni mall atau pusat perbelanjaan, tempat wisata, dan tempat pemakaman umum (TPU).

“Selama lima hari ke depan ada tim satgas yang sudah di SK-kan bupati untuk memantau tempat-tempat yang saya sebutkan tadi, ada sekitar 10 tim,” Kata dr. Hendra kepada BantenHits.com, Jumat 14 Mei 2021.

BACA :  Biaya Kesehatan, Pendidikan dan Kebutuhan Rumahan di Banten Meningkat Tajam

Tim satgas tersebut telah disebar ke tempat-tempat yang biasa dikunjungi masyarakat saat libur lebaran seperti mall, hingga lokasi wisata Pulo Cangkir di Kronjo dan pantai Tanjung Pasir di Teluk Naga.

“Tim satgas ini berasal dari seluruh SKPD dan para kepala dinas,” Imbuhnya.

dr. Hendra juga menyebut jika tingkat kepatuhan masyarakat Kabupaten Tangerang terhadap protokol kesehatan masih kurang, bahkan baru mencapai sekitar 53 persen. Menurut dia, kurangnya kepatuhan terhadap prokes ini banyak ditemukan di daerah pantura.

“Tapi sebenarnya tingkat kepatuhan ini bervariasi. Ada juga yang bagus di satu daerah tapi kalau menurut pak bupati memang rata-rata 53 persen. Terutama daerah pantura yang masih kurang bahkan tim juga agak kesulitan memantaunya,” Terang dia.

BACA :  Pecat Ketua STKIP, Yayasan Setia Budhi Rangkasbitung Dinilai Arogan

Oleh sebab itu, selama libur lebaran ini ia mengimbau para pengelola tempat wisata mau pun pemakaman untuk memperketat protokol kesehatan. Selain itu para pengunjung juga diminta agar selalu menerapkan 4M.

“Dan jumlah pengunjung juga harus dibatasi hanya setengah dari kapasitas atau 50 persen. Jika melanggar tim satgas khusus ini yang akan menindak,” Tandasnya.

Editor: Fariz Abdullah



Pria kelahiran Jakarta ini memiliki latar belakang sarjana pendidikan. Ketertarikan pada dunia literasi membuat Rikhi--begitu dia biasa dipanggil--memilih jalan hidup sebagai jurnalis.

Terpopuler