Connect with us

Berita Utama

Setelah Bisa Pulang Kampung Susah Payah, Pemudik Harus Lakukan Ini Jika Ingin Kembali ke Kota dengan Mudah

Published

on

Warga Curug Wetan, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, memasang spanduk menolak kedatangan pemudik yang tak melengkapi diri dengan hasil swab atau rapid. (Foto: Tempo.co/Dok.Polres Tangsel)

Tangerang – Di tengah massifnya larangan mudik yang disertai penyekatan di sejumlah titik, lebih dari 1,5 juta warga disebut bisa lolos pulang kampung.

H-2 Lebaran atau Selasa, 11 Mei 2021, PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat total 381.851 kendaraan telah meninggalkan wilayah Jabotabek menuju arah timur, arah barat, dan arah selatan.

Perhitungan itu dilakukan dalam lima hari awal larangan mudik, yakni kurun 6-10 Mei 2021.

Setelah ‘berhasil’ mudik, kini pemudik dipastikan tak akan bisa kembali ke kota asal dengan mudah jika tak melengkapi diri dengan hasil rapid test.

Seperti di Kota Tangerang, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mewajibkan pemudik yang nantinya masuk atau kembali ke Kota Tangerang untuk membawa hasil tes antigen negatif COVID-19.

Begitu juga bagi pemudik yang ingin kembali ke Kabupaten Tangerang. Petugas akan melakukan tes swab antigen di tempat pada Pos Penyekatan Bitung, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang.

BACA :  Reses DPRD Lebak; Warga Cikulur Minta Dibangun Irigasi

Dikutip BantenHits.com dari Tempo.co, untuk mencegah penularan COVID-19, Polres Tangerang Selatan akan melakukan swab antigen terhadap pemudik yang kembali dari mudik Lebaran.

“Untuk pemudik yang baru tiba dari kampung halaman melewati pos penyekatan tol Bitung, Tangerang, akan kita lakukan tes swab antigen di tempat,” kata Kapolres Tangerang Selatan Ajun Komisaris Besar Iman Imanudin, Jumat 14 Mei 2021.

Menurut Iman, pelaksanaan swab antigen untuk pemudik yang baru tiba dari kampung halaman dilakukan Sabtu 15 Mei 2021 yang dimulai dari pagi hari.

“Kita dibantu lima petugas dari dinas kesehatan kabupaten Tangerang, serta dari dokpol Polres Tangerang Selatan untuk kegiatan swab tes antigen ini,” ujarnya.

Kegiatan tes COVID-19 di pos penyekatan ini dilakukan terhadap arus balik Lebaran. 

“Kalau personel yang diturunkan sebanyak 45 orang, terdiri dari petugas TNI- Polri, Dishub, Satpol PP dan dinas kesehatan. Nanti mereka memberhentikan kendaraan yang diduga melakukan perjalanan mudik,” ujarnya.

BACA :  Uji Coba Sistem Manifes Penumpang dengan Perekaman Suara di Pelabuhan Merak Sudah 90 Persen

Dengan tes swab antigen bagi pemudik ini diharapkan dapat mengurangi risiko ada yang membawa virus COVID-19 ini ke dalam wilayah hukum Polres Tangerang Selatan.

“Yang masuk wilayah kami harus bebas COVID-19, maka dari itu kita lakukan proses ini bagi pemudik, Sabtu pagi kita jaga, kalau ada yang positif nanti teknisnya dari pemerintah,” kata Kapolres Tangerang Selatan. 

Spanduk Penolakan Warga

Beberapa warga di wilayah hukum Polres Tangerang Selatan, memasang spanduk tolak pemudik yang pulang dari mudik Lebaran sebelum tes swab agar tidak membawa virus COVID-19.

Ketua RW 09 kelurahan Ciputat Cecep Supriatna mengakui spanduk itu dipasang oleh warganya karena mereka khawatir penularan COVID-19 kembali melonjak akibat kegiatan mudik Lebaran.  

“Sesuai arahan pemerintah, agar pemudik yang kembali dari kampung halaman harus isolasi mandiri selama lima hari,” kata ketua RW 09 kelurahan Ciputat itu, Sabtu 15 Mei 2021 seperti dilansir Tempo.co.

Menurut Cecep, warganya berharap dengan tes swab itu bisa lebih cepat mengantisipasi penyebaran COVID-19 yang dibawa para pemudik.

“Jadi dapat diketahui orang tersebut positif atau negatif, kalau positif nanti mungkin pemerintah terkait yang akan menindaklanjuti kalau negatif ya lebih baik kita sarankan orang tersebut tetap isolasi mandiri selama lima hari,” ujarnya.

BACA :  Amuk Nelayan Pandeglang dan Kesaksian ABK yang Mengambang 12 Jam Lebih di Lautan

Selain di Ciputat, di Kecamatan Curug, persisnya di Curug Wetan, warga memasang spanduk berbunyi, “Yang abis mudik jangan lupa pulang kembali ‘wajib’ membawa hasil rapidtes COVID-19. Kalo nggak bawa, dilarang kembali. Dari kami warga Curug Wetan.”        

Kapolres Tangerang Selatan Ajun Komisaris Besar Iman Imanudin mengatakan sudah mengimbau masyarakat yang memasuki wilayah Tangsel, baik mereka yang kembali dari mudik maupun pendatang, agar melakukan tes swab.

“Tes swab sebelum memasuki wilayah tinggalnya, dan melakukan isolasi mandiri sehingga tidak menularkan COVID-19 maupun penyakit lainnya,” kata Iman.

Berdasarkan laporan dari anggota Polres Tangerang Selatan, hampir di setiap wilayah Tangsel, masyarakat memasang spanduk penolakan terhadap pemudik yang kembali ke daerah itu sebelum tes swab.

Kapolres Tangsel mengatakan, Polres akan memberikan swab gratis di titik pemeriksaan Bitung, Tangerang sebagai pintu masuk ke wilayah Tangsel, dan beberapa tempat lain yang diketahui ada pemudik di wilayah tersebut.

Selain di pos penyekatan Bitung, polisi juga mengadakan swab antigen yang dibagi ke setiap polsek sesuai dengan data penduduk yang mudik.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Terpopuler