Connect with us

METROPOLITAN

PA GMNI Minta Pengadaan Sarana Protokol Kesehatan yang Didanai Dana Desa di Kecamatan Cisata Diaudit

Published

on

Ilustrasi : Masker merupakan salah satu sarana protokol kesehatan.

Pandeglang – Pengurus Alumni (PA) GMNI Pandeglang, meminta Inspektorat dan DPMPD melakukan evaluasi dan audit pada pengadaan sarana protokol kesehatan COVID-19 di masing-masing desa yang ada di Kecamatan Cisata, Pandeglang.

Ketua PA GMNI Pandeglang, Dede Sulaeman mengatakan, untuk mencegah terjadinya mark up anggaran, Inspektorat dan DPMPD Pandeglang perlu melakukan audit dan evaluasi pada masing-masing desa.

“Perlu ada audit dan evaluasi dalam program pengadaan sarana COVID-19 yang dilakukan oleh para kades di Kecamatan Cisata. Karena dana yang digunakan itu bukan uang pribadi, tapi uang Negara sehingga harus sesuai dengan aturan yang ada dan transparan,” katanya, Rabu 19 Mei 2021.

BACA :  Petugas Amankan Anak di Bawah Umur di Lebak, Bawa Sabu dan Sajam

Ia tidak mengaharapkan, program tersebut tidak dijadikan ajang bancakan para Kepala Desa. Karena program tersebut harus berjalan sesuai ketentuan untuk mencegah penyebaran COVID-19.

“Pemerintah pusat mengintruksikan kepada desa untuk menganggarkan pengadaan sarana prokes COVID-19 dari Dana Desa (DD), maka saya harap kades betul-betul menjalankannya, dan jangan sampai ingin dapat keuntungan dari program itu,” ujarnya.

Terpisah, Camat Cisata, Atang Suhana menjelaskan, program pengadaan sarana protokol kesehatan itu didanai dari DD tahap I Tahun Anggaran 2021, sebesar 8 persen dari total DD di masing-masing Desa.

“Sama halnya dengan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Dana Desa yang dialokasikan sebesar 8 persen,” tandansya.

Editor : Engkos Kosasih

BACA :  Polres Serang Pasang Imbauan di 8 Perlintasan Kereta Api Tak Berpalang


Samsul Fatoni memulai karier jurnalistik di sejumlah media massa mainstream di Banten. Pria yang dikenal aktivis semasa kuliah ini memutuskan bergabung BantenHits.com karena ingin mendapatkan tantangan dalam berkarya.

Terpopuler