Connect with us

Berita Terbaru

Buka Lapangan Pekerjaan di Banten, Tiga BUMN Bakal Bangun Marina di Tanjung Lesung

Published

on

Perwakilan Tiga BUMN, pihak Jababeka dan Bupati Pandeglang, Irna Narulita saat Berfoto Bersama di Tanjung Lesung (BantenHits.com/Engkos Kosasih)

Pandeglang – Tiga Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan membangun Marina di Tanjung Lesung, Pandeglang, Banten. Pembangunan Marina ini diproyeksikan menghabiskan lahan sekitar 500 hektar.

Ketiga BUMN tersebut yakni, PT. Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III, PT. Wijaya Karya (Wika) dan PT. Pengembangan Pariwisata Indonesia atau Indonesia Tourism Development Coporation (ITDC).

Ketiga BUMN ini didatangkan oleh PT. Jababeka dan Pemerintah Kabupaten Pandeglang agar mau ber-investasi di Ujung Barat Pulau Jawa.

“Kami mengundang tiga BUMN untuk membangun Marina di sini. Ini sudah lama direncanakan, sekitar lima tahun lalu,” kata
Penanggungjawab PT. Jababeka, Arif Yahya di Tanjung Lesung, Minggu, 23 Mei 2021.

BACA :  Penjagaan di Wilayah Perbatasan Lebak Diperketat; Pemudik Diperiksa KTP dan STNK

Mantan Menteri Pariwisata ini menjelaskan alasan menggandeng tiga investor tersebut, karena dalam membangun Marina harus bersama-sama. Seperti, pembangunan Marina akan dikerjakan oleh PT. Pelindo III. Kemudian property akan dibangun oleh PT. Wika serta pariwisata akan dikelola oleh ITDC.

“Kalau Marina dibangun, maka akan bagus jika membangun property nya juga di sekitar itu. Nah ini akan dbangun oleh Wika. Kami sudah sepakat, 500 hektar untuk pengelolaan Marina akan dikelola oleh ITDC, seperti di Nusa Dua Bali,” jelasnya.

Menurut Arif, pembangunan Marina membutuhkan waktu 2 sampai 3 tahun, untuk tahap awal, Jababeka akan melakukan join marketing dengan ITDC. Dia berharap, ketiga BUMN ini dapat bersinergi dalam membangun Marina.

BACA :  Haru, Anak-anak Yatim di Kab. Tangerang Dinner di Tempat Mewah Bareng Sosok Ini

“Perjanjian Kerjasama (PKS) sudah dibuat, jadi tahun ini join marketing akan berlangusng, kalau untuk Marina itu perlu waktu, contoh seperti Banyuwangi 2-3 tahun. Kami harapkan ketiga BUMN ini bisa bersinergi,” tandasnya.

Ditempat yang sama, Chairman Jababeka Group, Setyono Djuandi Darmono mengatakan, Marina di Tanjung Lesung dapat menjadi daya tarik para wisatawan yang melintas di perairan Selat Sunda melalui kapal pesiar.

Sehingga jika satu kapal pesiar saja dapat menurunkan 5000 wisatawan, akan berdampak pada peningkatan ekonomi.

“Para wisatawan ini akan jalan-jalan di kita, tapi menginapnya di kapal, jadi dampaknya luar biasa untuk rakyat di sini. Yang jualan bisa meningkat ekomoninya,” tutur Darmono.

BACA :  Heboh! Warga Lebak Serbu Mal di Tengah Pandemi Corona, Pemkab Lakukan Ini

Darmono mengaku, visi Jababeka Group tetap sama ketika 30 tahun lalu menggarap objek wisata di Tanjung Lesung. Yakni, menciptakan lapangan kerja sebanyak-banyaknya di Banten khusunya di Kabupaten Pandeglang.

“Visinya bagaimana menciptakan lapangan pekerjaan sebanyak banyaknya di Pandeglang untuk membantu pemerintah dalam peningkatkan kesejahteraan rakyat,” tutupnya.

Sementara Bupati Pandeglang, Irna Narulita menyambut baik rencana pembangunan Marina tersebut. Irna memastikan akan terus mengawal proses pembangunan itu agar bisa segera dilaksanakan.

“Ini startegis untuk membangunkan ekonomi di bidang pariwisata di Banten khsusunya Pandeglang. Akan saya kawal, supaya sukses untuk mewujudkan pariwisata dunia yang ada di Tanjung Lesung,” singkatnya.

Editor : Darussalam Jagad Syahdana



Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler