Connect with us

Berita Terbaru

MUI Kab. Tangerang Ajak Masyarakat Laksanakan Shalat Khusuf Hari Ini, Begini Caranya

Published

on

Fenomena Gerhana Bulan Total (BMKG)

Tangerang- Ketua MUI Kabupaten Tangerang KH. Ues Nawawi Ghofar meminta masyarakat untuk melaksanakan shalat Khusuf saat terjadi gerhana bulan total yang diprediksi berlangsung hari ini, Sabtu 26 Mei 2021. 

Ia mengatakan, sebagai umat muslim sangat dianjurkan untuk melaksanakan shalat Khusuf saat terjadi gerhana bulan sebagai bentuk keimanan dalam menyikapi sebuah fenomena alam. 

“Untuk waktu Indonesia bagian barat (WIB) masuk pukul 18.09.21 Wib dan berakhir pada pukul 18.28.05 Wib.,” Kata KH. Ues Nawawi Ghofar saat dihubungi BantenHits.com.

Ia menyebut, ketika terjadi gerhana bulan total sangat dianjurkan bagi umat muslim untuk memperbanyak istighfar. Begitu juga ketika akan memulai shalat diawali dengan membaca istighfar. 

BACA :  Diduga Frustasi karena Penyakit, Wanita di Jawilan Gantung Diri

“Jadi kalau shalat Idulfitri diawali dengan takbir kalau shalat gerhana bulan diawali dengan Istighfar. Ada khutbahnya juga untuk mengingatkan umat muslim supaya meningkatkan ketakwaannya,” Terangnya.

Ia menjelaskan, shalat gerhana bulan lebih afdol dilakukan secara berjamaah di masjid musala sebanyak dua rakaat. Menurutnya, tata cara shalat Khusuf agak berbeda dengan shalat sunah lainnya karena setiap satu rakaat rukuk dilakukan sebanyak dua kali. 

“Jadi rakaat pertama baca Al-fatihah, kalau hafal surat-surat panjang kemudian rukuk Iftidal, berdiri. Baca Al-Fatihan lagi dan baca surah lagi, terus nanti rukuk kedua lalu Iftidal baru sujud 2 kali. Kemudian bangun lagi untuk rakaat kedua. Dalam satu rakaat rukuk nya 2 kali jadi ada 4 kali rukuk,” Jelasnya.

BACA :  Bocah Tiga Tahun di Tangerang Meninggal Setelah Ditolak 5 Rumah Sakit

Ia menambahkan, meski lebih afdol dilaksanakan secara berjamaah namun dalam masa pandemi ini para jamaah diimbau untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. 

“Kita himbau semua masyarakat untuk melaksanakan shalat gerhana bulan. Dan ini adalah kejadian alam yang perlu kita sikapi dengan keimanan. Tidak terkait dengan kejadian lain atau ramalan-ramalan,” Tandasnya.

Editor: Fariz Abdullah



Pria kelahiran Jakarta ini memiliki latar belakang sarjana pendidikan. Ketertarikan pada dunia literasi membuat Rikhi--begitu dia biasa dipanggil--memilih jalan hidup sebagai jurnalis.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler