Connect with us

Berita Terbaru

Kepergok Pungut Bungkus Permen Berisi Barang Haram, Pemuda di Kota Serang Langsung Berurusan dengan Polisi

Published

on

Pelaku Ditangkap

Ilustrasi penangkapan (Google)

Serang – Seorang pemuda berinisial TR (30) warga Kelurahan Cimuncang, Kecamatan Serang, Kota Serang, harus berurusan dengan Polisi lantaran kepergok tengah memungut bungkus permen berisi sabu.

Ya, TR baru saja melakukan transaksi barang haram yang disimpan seorang pengedar di pinggir jalan wilayah Kagungan, Kelurahan Lontar Baru, Kecamatan Serang, Kota Serang.

Sebelum kepergok Polisi, TR memang sempat diintai oleh anggota Satresnarkoba Polres Serang, karena berdasarkan laporan warga, wilayah Kagunan kerap dijadikan tempat transaksi Narkoba.

“Setelah diintai, tersangka yang saat itu tengah mengambil (Bungkus Permen) di pinggir jalan langsung ditangkap. Saat bungkusan permen itu dibuka, didalamnya ada plastik bening berisi serbuk kristal yang diduga sabu,” kata Kasatnarkoba Polres Serang, Iptu Michael K Tandayu, Sabtu 29 Mei 2021.

BACA :  Berbagi Kebaikan di Bulan Suci Ramadhan, Kelompok Wartawan Ekbispar Santuni Anak Yatim dan Kaum Duafa di Banten

Kepada petugas, tersangka TR mengakui, saat baru saja mengambil sabu yang dibeli seharga Rp 500 ribu dari seorang pengedar berinisial P melalui telepon. Selain dipergunakan sendiri, tersangka TR juga mengakui menjual kembali dalam paketan kecil.

“Tersangka selain menggunakan juga menjual saabu. Tersangka membeli satu paket seharga Rp 500 ribu, sabu tersebut kemudian dipecah menjadi 3 paket kecil, satu paket untuk digunakan sendiri sedangkan 2 paket lainnya dijual Rp 300 ribu satu paket,”

Menurut Iptu Michael, bisnis haram yang dilakukan tersangka pengangguran ini berjalan selama 3 tahun, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Jadi keuntungan dari menjual sabu digunakan untuk kebutuhan sehari-hari,” tungkasnya.

Editor : Engkos Kosasih

BACA :  Rumah Ambruk, Kakek di Lebak Kehilangan Tempat Tinggal


Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler