Connect with us

Berita Utama

Anak-anak SD di Teluk Naga Kini Sudah Canggih, Punya Perpustakaan Digital yang Bisa Akses Modul dan Buku Pelajaran

Published

on

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar memperhatikan siswa SD yang mengoperasikan handphone yang sudah terintegrasi dengan perpustakaan digital alias KPIN ATM. (Istimewa)

Tangerang – Setahun pandemi COVID-19 telah memaksa seluruh siswa di Indonesia akrab dengan perangkat teknologi. Maklum selama pandemi para siswa harus menggelar kegiatan belajar secara daring.

Bagi para siswa di Kabupaten Tangerang, interaksi mereka dengan teknologi ternyata sebuah keniscayaan. Kemajuan teknologi yang dulu hanya ada di alam mimpi, kini sudah ada di depan mata para anak-anak SD di Kabupaten Tangerang, khususnya di Kecamatan Teluk Naga.

Dua SD di Kecamatan Teluk Naga, yakni SDN 2 Teluknaga dan SDN Kebon Cau 2 adalah fakta bagaimana teknologi sudah menyertai aktivitas belajar para siswa sehari-hari.

BACA :  Kebocoran Pipa PDAM TKR di Jalan Imam Bonjol dan Jurumudi

Teknologi yang hadir di dua sekolah tersebut adalah dashboard pendidikan Kios Pintar Digital alias KPIN ATM. Seperti apakah kerja alat ini?

Aat ini dinamakan KPIN ATM atau mesin perpustakaan digital. Fungsinya untuk membantu pembelajaran siswa-siswa. Sederhananya, KPIN ini adalah buku-buku pelajaran sekolah digital semua jenjang tingkatan SD, SMP, SMA, SMK.

Selain buku digital, tersedia juga video-video pembelajaran pembahasan dan kemudian ada soal-soal try out dan literasi literasi serta komik komik untuk anak-anak.

Dalam keterangan tertulis, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar melihat langsung dan meninjau KPIN ATM di SDN 2 Teluknaga dan SDN Kebon Cau 2, Rabu, 2 Juni 2021.

KPIN ATM yang berada di dua SD tersebut merupakan bantuan dari PT Bumi resources (Bakrie Group) untuk Sekolah Dasar di Kabupaten Tangerang yang terdiri dari aplikasi dan juga unit set dari KPIN yaitu perpustakaan digital.

BACA :  Buang Limbah ke Sungai, Pabrik Aci di Pandeglang Ditutup Basatpol PP

“Ini sangat membantu sekali program pembelajaran jarak jauh di Kabupaten Tangerang,” kata Zaki.

Menurutnya, alat ini mempermudah para guru dan juga siswa untuk mendapatkan modul-modul pelajaran dari buku-buku yang tersedia di aplikasi KPIN.

“insya Allah akan kita perbanyak lagi ke depannya, di seluruh sekolah-sekolah SD dan SMP Negeri di Kabupaten Tangerang secara bertahap, tentu saja skemanya juga nanti akan kita lihat opsi-opsi yang tersedia,” terang Zaki.

“Yang paling penting adalah alat yang sekarang digunakan ini sangat membantu untuk proses pembelajaran jarak jauh di tengah pandemi COVID-19​ ini dan diharapkan akan menjadi transformasi proses adaptasi kepada generasi penerus kita terhadap penggunaan dan kemajuan teknologi telekomunikasi informasi dan digitalisasi di dunia pendidikan,” sambungnya.

BACA :  Sambut Ramadan, Ratusan Ulama dan Santri di Pandeglang Gelar Tablig Akbar

Depelover KPIN, Sukri mengatakan, fungsi utama KPIN adalah berisi konten-konten pelajaran untuk siswa dan guru secara gratis. Karena konten yang ada di alat ini dapat dipindahkan ke handphone tablet secara langsung tanpa internet.

“Karena sudah tersedia wifi di dalam dashboard KPIN tersebut, jadi tidak perlu membutuhkan kuota atau internet,” ungkapnya.

“Jadi kita bantu dari CSR PT. Bumi Resources untuk pengadaannya, tujuannya agar anak-anak siswa di daerah-daerah tertentu bisa mendapatkan materi pembelajaran secara mudah tidak berbayar. Di samping itu juga banyak sekali buku-buku, tetapi yang paling utama adalah kurikulum K13 itu sudah lengkap sekali fitur-fiturnya dan sangat mudah sekali digunakan untuk siswa dan juga tenaga pengajar,” bebernya.

Editor: Fariz Abdullah



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler