Connect with us

Berita Terbaru

Perubahan RTRW Lebak 2014-2034 Diketok, DPRD Pastikan Tak Ada Pasal ‘Titipan’

Published

on

Ketua DPRD Lebak, M. Agil Zulfikar usai acara Paripurna pengesahan Raperda RTRW di gedung DPRD Lebak, Rabu, 2 Juni 2021. (Istimewa)

Lebak- DPRD Kabupaten Lebak menyetujui perubahan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Lebak tahun 2014-2034. Hal itu terbukti dengan disahkannya Raperda RTRW.

Dalam pembahasannya, Raperda yang mendapat sorotan publik itu sempat memanas. Bahkan, publik menduga adanya ‘main mata’ antara legislatif dengan pihak ketiga.

Alasannya, karena secara tiba-tiba Rangkasbitung masuk ke dalam kawasan pertambangan. Padahal, dalam draft usulan pihak eksekutif, ibukota Kabupaten Lebak itu sama sekali tak masuk dalam usulan.

“Tidak ada pasal titipan, saya pastikan tidak ada. Sebelumnya pun saya sudah mengeluarkan statemen bahwa saya siap di depan jika Rangkasbitung tetap di masukan kedalam zona pertambangan,” kata Ketua DPRD Lebak, M Agil Zulfikar selepas menggelar rapat paripurna pengesahan Raperda RTRW di gedung DPRD Lebak, Rabu, 2 Juni 2021.

BACA :  Info BPBD Pandeglang Tak Valid, Dua KK Korban Puting Beliung di Jiput Gigit Jari Tak Diberi Bantuan

Agil menegaskan, Raperda RTRW sudah disahkan dalam rapat paripurna pengesahan bersama eksektuf. Soal Rangkasbitung yang sebelumnya diusulkan masuk zona tambang itu dihapus.

Tidak hanya Rangkasbitung, usulan yang menjadi gejolak dikalangan publik itu salahsatunya Kecamatan Gunungkencana yang masuk zona peternakan dan industri. Lagi, Ketua DPRD termuda ini menegaskan Kecamatan Gunungkencana zona peternakan di hapus.

“Dua kecamatan tersebut (Rangkasbitung dan Gunungkencana) yang menuai kontra di kalangan publik, dalam rapat paripurna tadi sudah dihapus,”tandasnya.

Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya mengatakan, pengesahan Raperda RTRW yang cukup lama dan banyak pertimbangan ini akhirnya disahkan. Oleh karenanya, kebijakan untuk kepentingan masyarakat ini harus dikawal bersama-sama.

“Jangan hanya kuantitas tapi juga harus dibarengi kualitas,” pintanya.

BACA :  Peringati HPSN 2019, Forkopimda Tangerang Selatan Komitmen¬†Wujudkan Tangsel Bersih

“Disahkannya Raperda RTRW ini bisa terus menjadi acuan untuk mewujudkan tata ruang wilayah Lebak yang baik dan semakin maju lagi,”tambahnya.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler