Connect with us

Berita Terbaru

Kasus Narkoba di Lebak Terbongkar; Barbuknya Senilai Rp400 Juta

Published

on

Wakapolres Lebak Kompol Bambang Supeno (kiri) saat menunjukan barang bukti sabu yang berhasil diamankan. (Bantenhits/Fariz Abdullah)

Lebak- Satres Narkoba Polres Lebak berhasil membongkar kasus penyebaran narkotika di Kabupaten Lebak. Barang buktinya (Barbuk) 360 gram sabu-sabu.

Barbuk yang bernilai Rp400 Juta itu diamankan dari tiga tersangka. Masing-masing IS (34), DS (42) dan IW (39). Ketiganya merupakan warga Kabupaten Lebak.

Barang haram tersebut banyak di dapat di tangan IW (39) yang tak lain seorang pengedar. Ia sembunyikan narkoba itu di salah satu rumah di Kabupaten Pandeglang.

“IS dan DS itu pemakai setelah dikembangkan kita amankan IW,”kata Wakapolres Lebak, Kompol Bambang Supeno kepada awak media saat ungkap kasus di Mapolres Lebak, Kamis, 10 Juni 2021.

BACA :  Hari Ini, Pemkab Jemput Belasan Eks Anggota Gafatar Asal Pandeglang yang Ditampung di Lebak

“Barbuknya hanya 0,32 gram,”tambahnya.

Kata Bambang, dari tangan IW berhasil diamankan barang bukti berupa 11 bungkus plastik bening berisikan kristal putih yang diduga narkotika jenis shabu,dan 1 bungkus plastik besar yang didalamnya berisikan 3 bungkus plastik besar yang juga narkotika jenis shabu.

“Dari penggeledahan kita berhasil mengamankan 1 bungkus plastik besar yang didalamnya berisikan 3 bungkus plastik besar yang juga narkotika jenis shabu. Sehingga, dari ketiga tersangka itu kami berhasil mengamankan total barang bukti shabu seberat 360 gram,” tuturnya.

Kasat Narkoba Polres Lebak AKP Ilman Robiana mengatakan, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya kini IS dan DS terancam pasal 112 ayat 1 atau pasal 127 ayat 1, nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

BACA :  Nekat Berzina saat KLB Corona, Begini Nasib Tiga Pasangan Mesum di Kota Tangerang

“Sedangkan IW yang merupakan seorang pengedar ini terancam terjerat pasal 114 ayat 2 atau pasal 112 ayat 2 nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman minimal 6 tahun penjara dan maksimal kurungan seumur hidup,” pungkasnya.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Terpopuler