Connect with us

Berita Terbaru

Proyek Rehabilitasi Irigasi Rp 3,7 Miliar di Pandeglang Mangkrak, DPUPR Banten Buang-buang Duit

Published

on

Kondisi Proyek Rehabilitasi Irigasi di Kecamatan Cisata, Pandeglang yang Mangkrak (BantenHits.com/Samsul Fatoni)

Pandeglang – Proyek rehabilitasi jaringan irigasi milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Banten, senilai Rp. 3,7 Miliar macet alias mangkrak.

Proyek yang dikerjakan oleh CV. Bogatalla dan konsultan pengawas PT. Eka Dwi Satya ini
terletak di wilayah Kecamatan Cisata, Kabupaten Pandeglang.

Seorang warga Cisata, Amri mengatakan, rehabilitasi saluran irigasi tersebut sudah tiga bulan ditinggalkan oleh kontraktor. Padahal, jaringan irigasi tersebut belum selesai direhab.

“Di lapangan tidak ada kegiatan proses pengerjaan lagi. Tapi proyeknya belum selesai, bahkan bahan material bangunan di lokasi banyak yang tercecer dan berantakan,” ungkapnya, Kamis 10 Juni 2021.

BACA :  Tim Inafis Polres Pandeglang Ungkap Fakta Lain terkait Wanita Muda Tewas Terpanggang

Menurut Amri, proyek pemerintah yang menelan anggaran miliaran rupiah itu tidak bermanfaat bagi masyarakat, sehingga hanya menghambur – hamburkan anggaran saja.

“Program pemerintah ini tidak bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat terutama para petani,” katanya.

Sementara masyarakat dari Forum Solidaritas Pembangunan (FSP), Arda meminta, DPUR Banten bertanggungjawab atas mangkraknya proyek jaringan irigasi Cisata. Mengingat anggaran yang digunakan dalam pembangunan itu tidak sedikit.

“Dana yang digunakan pembangunan itu uang rakyat. Harusnya hasil pembangunan itu bisa dirasakan manfaatnya oleh maayarakat, tapi proyek itu malah tidak diselesaikan dan hanya penghamburan anggaran saja,” ujarnya.

Selain itu lanjut Arda juga meminta Aparat Penegak Hukum (APH), untuk segera mengusut persoalan mangkraknya proyek jaringan irigasi DI Cisata tersebut dari DPU PR Banten.

BACA :  Kasus COVID-19 di Indonesia di Bawah Rata-Rata Dunia

“Kami minta APH juga dapat mengusut mangkraknya proyek itu. Karena anggaran yang dialokaiskan pada proyek itu cukup besar,” tandasnya.

Editor : Engkos Kosasih



Samsul Fatoni memulai karier jurnalistik di sejumlah media massa mainstream di Banten. Pria yang dikenal aktivis semasa kuliah ini memutuskan bergabung BantenHits.com karena ingin mendapatkan tantangan dalam berkarya.

Terpopuler