Connect with us

Berita Terbaru

Nyamar Jadi Pembeli, Satresnarkoba Polres Serang Berhasil Meringkus Seorang Pengedar Sabu

Published

on

Serang –  Satresnarkoba Polres Serang meringkus seorang pengedar sabu inisial M 40, warga Desa Karangharja, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang.

Kapolres Serang AKBP Mariyono mengatakan, penangkapan pengedar sabu pada, Kamis 10 Juni 2021 sekitar pukul 01.00 WIB, di jalan Raya Kopo – Maja, Desa Gabus, Kecamatan Kopo, Kabupaten Serang.

“Tersangka M ditangkap Kamis dini hari. Awal kita terima laporan kerap terjadi transaksi narkoba di perbatasan antara Tangerang dan Serang, tepatnya di wilayah Kecamatan Kopo,”  katanya, Selasa 15 Juni 2021.

Setelah mendapatkan informasi serta identitas pelaku, personil Satresnarkoba berpura-pura sebagai pembeli sabu. Gayung bersambut, tersangka bersedia menemui calon pembelinya di lokasi yang ditentukan tersangka.

BACA :  Mesin Vacum PT Sumber Graha Sejahtera Meledak, Tiga Karyawan Dilarikan ke Rumah Sakit

“Saat akan diamanakan pelaku mencoba kabur pada akhirnya berhasil ditangkap setelah kita beri peringatan tembakan dan barang bukti sabu juga ditemukan,” terang Kapolres.

Sementara Kasatnarkoba Polres Serang, Iptu Michael K Tandayu menambahkan tersangka M mengaku sudah lama melakukan bisnis sabu hingga akhirnya tertangkap.

“Tersangka sudah lama menggeluti bisnis sabu dan lokasi perbatasan merupakan lokasi yang biasa dijadikan tempat transaksi,” terang Michael.

Terkait barang bukti 4 paket sabu seberat 5,03 gram, kata Michael, tersangka mendapatkannya dari seorang bandar yang mengaku warga Jakarta Barat. Hanya saja lokasi si bandar tidak diketahui, karena tersangka hanya mengambil barang di lokasi yang sudah ditentukan di sekitar wilayah Kebon Jeruk.

BACA :  Air Hujan Menggenang di Jalan Hasyim Ashari Kota Tangerang

“Jadi antara tersangka dan bandar tidak saling mengenal karena tidak bertemu secara langsung. Sementara pembayaran sabu juga dilakukan melalui transfer banking,” tandasnya.

Kini tersangka dijerat Pasal 112 (1) Undang-undang RI Nomor 35/2009 dengan ancaman penjara minimal 4 tahun sampai dengan 12 tahun penjara. 

Editor : Engkos Kosasih



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler