Connect with us

Berita Terbaru

Tingkatkan Pendapatan Asli Daerah, Bapenda Kota Serang Mulai Terapkan Pajak Parkir 20 Persen

Published

on

Kepala Sub Bidang Pajak Parkir dan Hiburan Bapenda Kota Serang, Rizki Ikhwani saat Memberikan Keterangan Pers. (Mahyadi/BantenHits)

Serang – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Serang mulai menyisir pajak parkir guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kepala Sub Bidang Pajak Parkir dan Hiburan Bapenda Kota Serang, Rizki Ikhwani, mengatakan, pada tahun 2021 mulai di aktifkan kembali pajak parkir dan sudah dilakukan sosialisasi sejak awal tahun 2021.

“Presentasinya pengenaan pajak parkir 20 Persen. Inipun berlaku untuk toko-toko ritel, dan penitipan motor di Kota Serang,” ungkap Rizki, Selasa 15 Juni 2021.

Rizki juga menjelaskan, untuk penerapan pajak parkir perlu dilakukan pendekatan secara terus menerus, respon para Wajib Pajak (WP) ada yang legowo dan menerima, adapun yang marah, hingga tidak menanggapi.

BACA :  Pemkab Serang Raih Opini WTP BPK Sembilan Kali Berturut-turut

“Intinya kita hanya menerapkan Perda no 17 Tahun 2010. Pasal 39 ayat 1, mengenai pajak parkir. Ini juga untuk meningkatkan PAD di Kota Serang,” jelasnya.

Diakhir wawancara, Rizki mengakui, sudah terdapat 7 titik tempat penitipan motor sebagai WP. Mulai dari Kebon Jahe, Walantaka, samping sarih asih, dan terakhir di Bogeg.

“Kalau untuk ritel akhir maret sudah pendekatan, dari dari 3 ritel besar sudah ada 2 ritel besar mau melakukan pembayaran. Alfamart dan Alfamidi. Indomaret masih proses pendekatan,” tuturnya.

Diketahui, dalam hal pajak parkir pun terdapat sanksi yang diberlakukan, berupa denda sebesar 2 persen hingga penutupan tempat usaha.

Editor : Engkos Kosasih



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler