Connect with us

Berita Terbaru

Emak-emak di Cisoka Penasaran Lihat Plastik Hitam Besar Tergeletak Pinggir Jalan; Saat Dibuka, Innalilahi

Published

on

Mayat bayi dalam plastik hitam yang ditemukan Emak-Emak saat olahraga pagi di Pinggir Jalan. (Istimewa)

Tangerang- Warga Kampung Manggu RT 014 RW 004, Desa Cisoka, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, dibuat geger dengan penemuan mayat bayi berjenis kelamin laki-laki, pada Selasa 15 Juni 2021. 

Diduga, bayi malang yang sengaja dibuang tersebut merupakan hasil perkawinan di luar nikah. 

Salah satu warga yang juga menjadi saksi mata, Suherka (59) mengatakan, mayat bayi tersebut ia temukan sekitar jam 07.35 WIB, saat dirinya sedang melakukan olah raga pagi dengan berjalan santai. 

Saat melintas di TKP, ia melihat ada bungkusan plastik hitam di pinggir jalan. Saat dibuka, ternyata isinya adalah bayi laki-laki yang sudah dalam keadaan meninggal dunia. 

BACA :  Lahan di Perumahan Modernland Tangerang Terbakar

“Pas lagi olahraga pagi saya lihat ada bungkusan plastik hitam. Karena ukurannya lumayan besar saya penasaran pas dibuka isinya mayat bayi,” Kata dia kepada wartawan. 

Kaget dengan isi bungkusan yang isinya adalah mayat bayi itu dirinya kemudian melaporkan kejadian tersebut ke ketua RT setempat.

“Langsung lapor ke RT setempat kemudian langsung dilaporkan ke Polsek Cisoka,” Ujarnya.

Sementara, Kapolsek Cisoka AKP Nurokhman saat dihubungi membenarkan ihwal penemuan mayat bayi laki-laki tersebut. 

Kata dia, saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan dan mencari siapa pelaku yang tega membuang bayi tak berdosa ini. Dia menduga, jika bayi itu merupakan hasil perbuatan diluar nikah. 

“Iyaa betul, saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Saat ini mayat dibawa ke RSUD Balaraja untuk di autopsi,” Tukasnya.

BACA :  Wiranto Ditusuk di Banten; Gubernur Irit Bicara, Bupati Pandeglang Pendekatan ke Semua Unsur

Editor: Fariz Abdullah



Pria kelahiran Jakarta ini memiliki latar belakang sarjana pendidikan. Ketertarikan pada dunia literasi membuat Rikhi--begitu dia biasa dipanggil--memilih jalan hidup sebagai jurnalis.

Terpopuler