Connect with us

Berita Terbaru

Kasus COVID-19 Klaster Keluarga Melonjak, Ibu Kota Banten Zona Oranye

Published

on

Kepala Dinas Kesehatan Kota Serang, M Ikbal saat memberikan keterangan pers.

Serang – Penyebaran COVID-19 di Kota Serang terus melonjak. Akibatnya, ibukota Provinsi Banten itu kembali berubah ke zona oranye yang sebelumnya masuk zona kuning.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang M. Ikbal menyebut, peningkatan status tersebut diakibatkan faktor klaster keluarga seusai bepergian dari Bandung, Jawa Barat.

“Rata-rata itu klaster keluarga. Setelah kita tracking banyak keluarga yang pulang dari Bandung saat hari raya Idul Firti kemarin,” ungkap M. Ikbal, Kamis 17 Juni 2021.

Diketahui untuk saat ini jumlah yang terpapar pandemi COViD-19 di Kota Serang ada sebanyak 100 lebih dan yang melakukan diisolasi mandiri maupun dirawat ada sebanyak 27 orang.

BACA :  Limbah Galian Pasir Tumpah, Pengusaha Salahkan Pemkab Lebak

“Alhamdulilah masih terkendali, mudah-mudahan tidak masuk zona merah. Tapi kami juga masih tetap khawatir karena Kota Serang ada rencana untuk melakukan tatap muka di sekolahan,” jelasnya.

Adapun untuk peningkatan kasusnya, lanjut dia, ada satu hari dalam dua Minggu ini 15 sampai 20 orang kasus terpapar. Sehingga, kasus yang ada di Kota Serang ini sudah mencapai 2.700 orang yang terpapar.

Akan tetapi, masih dikatakan dia, jumlah kematiannya masih dibawah 5 persen yakni 2,2 persen. 

“Kematiannya relatif terkendali. Semua rumah sakit yang ada di Kota Serang isinya sudah 65 persen. Artinya tingkat isinya itu masih sisa 45 persen. Saya berharap mudah-mudahan tidak sampai terisi penuh,” tutupnya.

BACA :  Arief: Tanamakan Nilai-nilai Alquran dalam Diri Generasi Muda

Editor : Engkos Kosasih



Terpopuler