Connect with us

Berita Utama

Duh, Ratusan Ribu Penduduk Pandeglang Belum Tersentuh Program JKN

Published

on

Bupati Pandeglang, Irna Narulita dalam acara optimalisasi program JKN KIS di Pendopo Pandeglang, Jumat, 18 Juni 2021. Irna mengungkapkan, masih ada ratusan ribu warga Pandeglang yang belum tersentuh program JKN. (BantenHits.com/ Samsul Fatoni)

Pandeglang – Sebanyak 331.975 warga Kabupaten Pandeglang, hingga saat ini diketahui belum tersentuh program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Hal tersebut diungkapkan Bupati Pandeglang, Irna Narulita dalam acara optimalisasi program JKN KIS di Pendopo Pandeglang, Jumat, 18 Juni 2021.

Menurut Irna, berdasarkan data per 1 Juni 2021, dari 1,29 juta penduduk Pandeglang, baru sebanyak 1.017.777 orang atau 78,5 persen dari total penduduk yang menjadi kepesertaan JKN tersebut.

 

“Jadi, masih ada sebanyak 331.975 warga lagi yang tersebar di 35 kecamatan yang belum menjadi peserta JKN,” ungkap Irna.

BACA :  Kunjungi Kejari Cilegon, Jaksa Agung: Wartawan Awasin Jaksa, Kalau Nakal Lapor Saya!

Dari jumlah itu, lanjut Irna, yang menjadi tanggung jawab pemerintah kurang lebih 143.000, sisanya ada yang mandiri karena ekonominya mampu atau masyarakat yang menjadi pekerja di perusahaan swasta.

“Salah satu upaya yang telah dilakukan Pemda Pandeglang adalah penyandingan data kependudukan dengan data kepesertaan JKN BPJS Kesehatan. Kami harap perusahaan swasta yang memperkerjakan masyarakat kami harus memperhatikan jaminan kesehatannya,” katanya.

Menurut Irna, kepesertaan JKN itu sebetulnya untuk masyarakat Pandeglang pernah mencapai angka 90 persen. Namun, karena tidak sinkron dengan NIK, akhirnya tidak terdata. 

“Makanya, kita duduk bareng dengan pihak BPJS Kesehatan dan OPD terkait memadukan database agar semuanya terdata,” ucapnya.

Sementara, Kepala BJS Kesehatan Serang, Dasrial membenarkan ada sebanyak 331.975 warga Pandeglang yang belum masuk kepesertaan JKN KIS. Namun dari jumlah sebanyak itu tidak semuanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah. 

BACA :  Ratusan Warga Ikuti Pawai Ta'aruf MTQ VI Tangsel

“Segmennya bermacam – macam, jika mereka mampu tentu mandiri, dan jika mereka karyawan swasta tentu dibiayai oleh perusahaannya,” ujarnya.

Ditambahkannya, saat ini pihaknya sudah melakukan Memorandum of Understanding (MOU) dengan Pemda Pandeglang melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) untuk mendata warga yang belum masuk kepesertaan JKN. 

“Kita sudah punya by name by addres, jika memang masuk dalam tanggungjawab Pemda, tentu akan menyesuaikan dengan perencanaan keuangan dan kebijakan kesehatannya,” tandasnya.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Samsul Fatoni memulai karier jurnalistik di sejumlah media massa mainstream di Banten. Pria yang dikenal aktivis semasa kuliah ini memutuskan bergabung BantenHits.com karena ingin mendapatkan tantangan dalam berkarya.

Terpopuler