Connect with us

Berita Terbaru

Pemkab Pandeglang Tak Berani Tutup PTM Meski Terjadi Lonjakan Kasus COVID-19

Published

on

Bupati Pandeglang, Irna Narulita saat Memberikan Keterangan Pers Terkait Larangan Mudik (BantenHits.com/Samsul Fatoni)

Pandeglang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang belum mengambil sikap terkait proses Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas yang saat ini tetap berjalan, meski terjadi lonjakan kasus COVID-19 di Kota Santri.

Alasan Pemkab Pandeglang, belum mengambil sikap PTM bagi siswa Sekolah Dasar (SD) dan SMP lantaran masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat.

“Kalau Pemkab Pandeglang yang memutuskan takut salah. Kalau Pemerintah pusat memberikan lampu hijau untuk tatap muka, maka oke jalan,” kata Bupati Pandeglang, Irna Narulita, Kamis 24 Juni 2021.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Pandeglang, Taufik Hidayat mengaku, terus memperhatikan ketentuan yang berlaku terkait PTM. Sebab pemberlakukan PMT merupakan saran dari pemerintah pusat.

BACA :  Wabah Corona Meluas, Ratusan Buruh Pabrik Sepatu di Lebak Dirumahkan

“Sementara ini kita sudah melakukan apa yang sudah disarankan, yang pertama pembelajaran tatap muka itu wajib dilakukan, belajar tetapi dengan cara terbatas,” tuturnya.

Penerapan pembelajaran terbatas mulai dari dalam satu ruangan hanya boleh di isi 50 persen siswa termasuk jam belajar juga tidak terlalu lama.

“Kalau memang ada aturan baru, jika pembelajaran harus tutup, kami siap melakukan itu. Untuk sementara ini kami tetap pembelajaran tetap berjalan,” ujarnya.

Kendati sudah melakukan PTM, Taufik menyebutkan, tenaga pengajar se-Pandeglang baru 60 persen yang sudah mengikuti vaksinasi. Namun untuk kepastian data guru, Taufik menyarankan untuk mengkonfirmasi ke Dinas Kesehatan.

“Sekitar 60 persen yang sudah, tanya-nya Dinas Kesehatan mereka yang punya catatan,” tutupnya.

BACA :  Hebat! Pemuda Asal Lebak Jabat Ketua Himapol Indonesia

Editor : Engkos Kosasih



Samsul Fatoni memulai karier jurnalistik di sejumlah media massa mainstream di Banten. Pria yang dikenal aktivis semasa kuliah ini memutuskan bergabung BantenHits.com karena ingin mendapatkan tantangan dalam berkarya.

Terpopuler