Connect with us

Berita Terbaru

Lagi-lagi Pilkades Serentak di Kab. Tangerang Ditunda Sampai 8 Agustus 2021

Published

on

Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar saat memberikan keterangan pers mengenai penundaan Pilkades Serentak. (Bantenhits/Rikhi Ferdian)

Tangerang- Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di 77 desa di Kabupaten Tangerang kembali ditunda. Sebelumnya, jadwal pilkades serentak tersebut sempat mundur selama dua pekan dari 4 Juli hingga 18 Juli 2021.

Kini, jadwal pelaksanaan pilkades serentak tahun 2021 itu pun kembali ditunda sampai dengan tanggal 8 Agustus 2021.

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengatakan, penundaan pilkades serentak tahun 2021 tersebut menyusul akan diterapkannya PPKM Darurat mulai dari tanggal 3 Juli sampai dengan 20 Juli 2021.

Kata Zaki, karena jadwal pelaksanaan pilkades di tanggal 18 Juli 2021 masih dalam pelaksanaan PPKM darurat. Maka Forkopimda Kabupaten Tangerang memutuskan untuk menunda kembali pelaksanaan pilkades serentak.

BACA :  Efek Pamdemi Covid-19; UMKM di Kabupaten Tangerang Semakin Menjamur

“Karena 18 Juli itu masih dalam pelaksanaan PPKM Darurat. Kami (Forkopimda)

memutuskan kembali menunda pelaksanaan pilkades tahun 2021 ini sampai tanggal 8 Agustus,” Kata Zaki saat diwawancara BantenHits.com di Pendopo Bupati, Kamis 1 Juli 2021.

Menurutnya, penundaan jadwal pilkades tersebut akan memberikan waktu bagi  Forkopimda untuk melihat dan mengevaluasi penyebaran COVID-19 di Kabupaten Tangerang.

Apabila pelaksanaan PPKM Darurat tersebut berhasil menekan angka penyebaran COVID-19. Maka, pemerintah Kabupaten Tangerang akan melaksanakan pilkades serentak di tanggal 8 Agustus 2021.

“Terkait tekhnis pelaksanaan PPKM Darurat akan kita tindaklanjuti besok dengan melibatkan berbagai macam elemen masyarakat untuk ikut membantu pemerintah daerah dalam melaksanakan PPKM Darurat,” Pungkasnya.

Editor: Fariz Abdullah

BACA :  Warga Sumberwaras Malingping Kaget KTP-nya Digunakan untuk Menipu di Facebook



Pria kelahiran Jakarta ini memiliki latar belakang sarjana pendidikan. Ketertarikan pada dunia literasi membuat Rikhi--begitu dia biasa dipanggil--memilih jalan hidup sebagai jurnalis.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler