Connect with us

Berita Terbaru

Warga Kota Tangerang Pakai Deh Maskernya! Daripada Jalani Sidang di Tempat Lalu Bayar Rp100 Ribu

Published

on

Sidang di tempat untuk para pelanggar PPKM Darurat di Kota Tangerang. (BantenHits/Hendra Wibisana)

Tangerang- Kejaksaan Negeri Kota Tangerang mencatat banyak warga Kota Tangerang yang disanksi dan membayar denda Rp100 ribu karena kedapatan tak pakai masker. Denda diberikan setelah mereka menjalani sidang di tempat.

Ya, hingga 20 Juli 2021 mendatang petugas gabungan akan melakukan razia kepada para pelanggar PPKM Darurat. Mereka juga aman langsung menjalani sidang tindak pidana ringan (tipiring) oleh hakim atas perbuatannya.

Teranyar, sidang di tempat digelar di kawasan Pasar Lama, Kota Tangerang, Jumat, 9 Juli 2021.

Kepala Kejaksaan Negeri Kota Tangerang I Dewa Gede Wirajana mengatakan, sidang tipiring bagi pelanggar PPKM Darurat ini diharapkan bisa memberikan efek jera.

BACA :  Pasangan Homo Seksual Dipergoki Telanjang di Kamar Hotel, Alat Ini yang Ditemukan Satpol PP

“Semoga dalam kegiatan persidangan tipiring ini dapat memberikan efek jera pada masyarakat agar tidak mengulangi lagi perbuatannya,” ujarnya didampingi Kasie Pidana Umum Dapor Dariarma.

Wirajana mengatakan, ada puluhan orang yang melanggar PPKM Darurat. Mayoritas mereka yang melanggar adalah pedagang, karena menyediakan makan di tempat, serta warga yang tidak mengenakan masker.

Para pelanggar PPKM Darurat ini langsung disidang secara bergiliran. Hakim menyatakan, mereka bersalah karena melanggar PPKM Darurat. Adapun sanksi yang dikenakan berupa sanksi denda atau sosial.

“Sanksinya denda dan sanksi sosial. Kebanyakan sanksi denda tidak menggunakan masker. Sanksi sosialnya, yakni nyapu jalan, memungut sampah karena tidak mau membayar denda,” katanya.

BACA :  Mayat Bayi Tak Berbusana Ditemukan Tergeletak di Halaman Rumah Warga Pagelaran Pandeglang

Ketika menyimak persidangan pelanggar PPKM Darurat pada hari perdana ini, sanksi denda dijatuhkan kepada masyarakat yang tak mengenakan masker sebesar Rp100 ribu.

Sedangkan pedagang yang melanggar karena menyediakan makan di tempat sebesar Rp200 ribu.

“Untuk denda masuk ke kas daerah,” ucapnya.

Wirajana menambahkan, sidang tipiring bagi warga yang melanggar PPKM Darurat di Kota Tangerang digelar sampai tanggal 20 Juli 2021 atau selesainya kebijakan PPKM Darurat.

“Nanti lokasinya bergantian. Jadi untuk hari ini di sini, mungkin besok atau senin di tempat lain,” ucapanya.

Editor: Fariz Abdullah



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler