Connect with us

Berita Terbaru

Hindari Kerumunan, Pelantikan Pengurus PPDI Patia Pandeglang Dibatasi

Published

on

Proses Pelantikan PPDI Kecamatan Patia Pandeglang Dibatasi. (Samsul/BantenHits)

Pandeglang – Sejumlah pengurus Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) tingkat Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang resmi dilantik. Dalam pelantikan tersebut, jumlah massa yang hadir dibatasi, sehubungan adanya PPKM Mikro di masa pandemi COVID-19.

“Pelantikan PPDI ditengah pandemi COVID-19 ini tidak semua pengurus PPD Kecamatan Patia dihadirkan. Hanya sebagian saja, karena menyesuaikan dengan kapasitas ruangan, yakni 50 persen dari batas kapasitas normal,” ungkap Ketua Umum (Ketum) PPDI Pandeglang Agus Muhamad Toha, Senin 12 Juli 2021.

Selain membatasi jumlah peserta kata Agus, pihak panitia pelantikan juga semaksimal mungkin menerapkan protokol kesehatan COVID-19. Seperti, mengatur jarak tempat duduk peserta, menyediakan tempat cuci tangan serta mewajibkan peserta memakai masker.

BACA :  Pemkot Tangsel Fokus Urus Jenazah dan Penyembuhan Korban Luka

“Walaupun pelantikan ini tetap berjalan, tapi protokol kesehatan COVID-19 harus kami terapkan secara maksimal. Karena hawatir terjadi kalster baru penyebaran COVID-19,” katanya.

Ia pun mengeaskan, pelantikan pengurus PPDI ditengah pandemi COVID-19 itu juga sebelumnya pihak panitia berkoordinasi dan meminta ijin terlebih dahulu dengan pihak Muspika Patia, mulai dari Camat, Kapolsek, pihak Puskesmas dan Koramil setempat.

Selain itu, sebelum acara pelantikan dilakukan, pihaknya pun melihat Intruksi Bupati Pandeglang nomor 2 tahun 2021 tentang pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat bagi wilayah zona merah. Sednagkan wilayah Kecamatan Patia tidak termasuk zona merah, dari acuan itulah prosesi pelantikan pengurus PPDI dilangsungkan.

“Dari jumlah pengurus PPDI sebanyak 96 hanya sebanyak 24 orang yang ikut dilantik. Lantaran harus ada pembatasan jumlah peserta, karena walau bagaimanapun upaya dalam mencegah penyebaran COVID-19 jauh lebih penting, supaya tidak menimbulkan klaster baru,” tutupnya.

BACA :  Ini Detik-detik Penemuan Jasad GM JKT48 yang Tergantung di Tangsel

Editor : Engkos Kosasih



Samsul Fatoni memulai karier jurnalistik di sejumlah media massa mainstream di Banten. Pria yang dikenal aktivis semasa kuliah ini memutuskan bergabung BantenHits.com karena ingin mendapatkan tantangan dalam berkarya.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler