Connect with us

Berita Utama

Viral Bupati Tangerang Labrak Pegawai Konter HP di Bonang;’Jam Berapa Ini? Apa Pentingnya Buka Jam Segini? Tutup!’

Published

on

Bupati Tangerang saat melabrak pegawai konter HP karena masih buka di atas jam 20.00 WIB saat PPKM Darurat. (Foto: tangkapan layar video).

Tangerang – Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar melabrak sejumlah pegawai konter handphone di Bonang alias Bojong Nangka, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang viral di media sosial. 

Dari penelusuran BantenHits.com, peristiwa itu terjadi saat Zaki dan petugas gabungan melaksanakan operasi PPKM Darurat di kawasan Perumahan Bojong Nangka, Kecamatan Kelapa Dua, Jumat malam, 9 Juli 2021.

Dalam video berdurasi 30 detik itu terlihat Zaki bergegas menuju sebuah konter handphone yang kedapatan masih buka di atas jam 20.00 WIB. 

“Ini jam berapa ini? Apa pentingnya buka jam segini? Tutup!” kata Zaki dalam video.

BACA :  Polresta Serang Imbau Warga Tak Gunakan Petasan di Malam Tahun Baru 2018

“Kalau besok masih buka saya sita semuanya!,” ucap Zaki dengan nada emosi.

Ketika dihubungi, Minggu 11 Juli 2021, orang nomor satu di Kabupaten Tangerang itu mengatakan, jika saat itu ia sedang melakukan monitoring tentang kedisiplinan masyarakat terkait aturan PPKM Darurat. 

“Monitoring akan terus dilakukan sampai masyarakat bisa disiplin terutama para pengusaha yang harus tutup jam 20.00 WIB,” tegasnya.

Jika masih ada yang membandel, kata Zaki, pihaknya akan langsung memberikan sanksi dengan menyita KTP hingga pemberian denda. 

“Kalau masih ada yang membandel kita akan sita KTP nya termasuk yang di toko handphone itu. Kalau nanti masih bandel kita terapkan denda,” tuturnya.

BACA :  Sindikat Ganjal ATM Diringkus Polresta Tangerang

Oleh sebab itu, Zaki mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk bisa disiplin selama masa penerapan PPKM Darurat. Ia juga meminta kepada para pengusaha toko untuk menghentikan kegiatannya pada jam 20.00 WIB. 

“Hentikan kegiatan Toko dan rumah makan di jam 8 malam. Kembali ke rumah dan jangan berkerumun,” tutupnya.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana

 



Pria kelahiran Jakarta ini memiliki latar belakang sarjana pendidikan. Ketertarikan pada dunia literasi membuat Rikhi--begitu dia biasa dipanggil--memilih jalan hidup sebagai jurnalis.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler