Connect with us

Berita Terbaru

Penyebaran COVID-19 di Pandeglang Mulai Landai, Dinkes Ingatkan Hal Ini

Published

on

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pandeglang, Raden Dewi Setiani saat Memberikan Keterangan Pers. (BantenHits.com/ Engkos Kosasih)

Pandeglang – Sebaran COVID-19 di Kabupaten Pandeglang mulai landai atau menurun. Dilihat dari peta sebaran COVID-19 se-Provinsi Banten, Kota Santri ini sudah kembali ke zona kuning.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pandeglang, Raden Dewi Setiani mengatakan, masyarakat harus tetap waspada dan terus menerapkan protokol kesehatan dalam aktivitas kesehariannnya.

“Turunnya status dari zona oranye ke zona kuning penularan COVID-19 bukan berarti kita harus lengah. Akan tetapi kita harus tetap waspada dan selalu terapkan protokol kesehatan,” ungkapnya, Kamis 15 Juli 2021.

Dikatakannya, ada berbagai kriteria penilaian yang menjadi indikator utama, diantaranya ketersediaan sarana ruang isolasi di Rumah Sakit, tingginya angka kesembuhan, penurunan kasus COVID-19, penurunan angka kematian dan lain sebagainya.

BACA :  Satu Kloter Jemaah Calhaj Didampingi Lima Petugas Kloter dan Tiga TPHD

“Alhamdulilah berkat dukungan penuh dari semua pihak mulai dari jajaran Pemerintahan, Polri, TNI serta seluruh komponen lapisan masyarakat yang saling bahu membahu untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19, Kabupaten Pandeglang kembali zona kuning,” katanya.

Berdasarkan data yang dirilis oleh Satgas COVID-19 Kabupaten Pandeglang, Selasa 13 Juli 2021 kemarin angka kasus kontak erat sebanyak 3.432, kasus suspek 2.124, kasus probable 12, sedangkan masih dirawat 1.560, angka kesembuhan mencapai 2.543, sementara pasien meningal dunia sebanyak 100 orang.

Editor : Engkos Kosasih



Samsul Fatoni memulai karier jurnalistik di sejumlah media massa mainstream di Banten. Pria yang dikenal aktivis semasa kuliah ini memutuskan bergabung BantenHits.com karena ingin mendapatkan tantangan dalam berkarya.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler