Connect with us

Berita Terbaru

Pria di Banten Tiga Kali Keluar Masuk Penjara Gara-gara Kasus Maling, Ngakunya untuk Biayai Anak Sekolah

Published

on

Penjara

Ilustrasi : RD (32) warga Kota Serang kembali berurusan dengan Polisi karena kasus maling (net)

Serang – RD (32) warga Kota Serang, Banten, kembali berurusan dengan Polisi karena kasus maling. RD merupakan seorang residivis yang sudah tiga kali keluar masuk penjara.

Kali ini gara-gara aksi penjambretan, RD harus kembali masuk penjara. Aksi penjambretan yang dilakukan RD terhadap seorang bocah berusia 6 tahun.

Saat itu bapak dua anak ini berpura-pura menanyakan alamat pada bocah tersebut. Saat korban lengah, RD kemudian menarik kalung emas yang ada di leher korban.

“Pelaku ini beraksi (Maling) sendiri dengan mengendarai sepeda motor,” kata Kanit Reskrim Polsek Waringinkurung Aiptu Jamain, Kamis 15 Juli 2021.

BACA :  Duh! Gemilang Tangerang Festival Dikeluhkan Warga

Saat kejadian korban berusaha menahan kalung yang dirampas oleh RD sampai pelaku berhasil mengambil dengan cara menarik kalung korban hingga putus.

Beruntung dalam kejadian tersebut perbuatan pelaku terekam kamera CCTV dan dilihat oleh istri pelaku, hingga akhirnya RD kabur ke Kota Tangerang.

“Istri pelaku ini tahu kelakuan suaminya (Maling) tapi pelaku kabur-kaburan. Kita cari informasi, pelaku kabur ke Tangerang, di wilayah Pinang selama satu bulan,” terangnya.

Sementara Pelaku RD mengakui dirinya seorang residivis dan sudah keluar masuk penjara sebanyak tiga kali dengan kasus yang sama. Pelaku mengaku hasil curiannya, digunakan untuk kebutuhan sehari-hari dan membiayai sekolah dua anaknya.

“Dijual Rp 400 ribu, untuk kebutuhan sehari-hari, bayar anak sekolah. Udah empat kali (jambret perhiasan), tiga kali dipenjara,” tegasnya.

BACA :  Sekda Banten Konsultasi ke Kemendagri soal Penggunaan Dana Penunjang Operasional Gubernur Banten Dilaporkan Bareskrim Polri

Atas perbuatannya, Pelaku kini mendekam di rumah tahanan Polsek Waringinkurung dan dijerat Pasal 365 ayat 1 KUH Pidana dengan ancaman penjara paling lama 9 tahun.

Editor : Engkos Kosasih



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler