Connect with us

Berita Utama

Respons Wapres Ma’ruf Amin setelah Diminta Bantuan soal 35 Puskesmas di Pandeglang Kekurangan Tabung Oksigen dan Obat

Published

on

Bupati Pandeglang, Irna Narulita mengaku, telah meminta bantuan oksigen dan obat – obatan kepada pemerintah pusat, melalui Wakil Presiden atau Wapres Ma’ruf Amin.(BantenHits.com/ Samsul Fathoni)

Pandeglang – Bupati Pandeglang, Irna Narulita mengaku, telah meminta bantuan oksigen dan obat – obatan kepada pemerintah pusat, melalui Wakil Presiden atau Wapres Ma’ruf Amin.

Permohonan bantuan kepada pemerintah pusat dilakukan untuk mengantisipasi kelangkaan dan kesulitan oksigen, serta obat-obatan di Pandeglang.

“Kami kemarin sudah rapat koordinasi (Rakor) secara virtual, bersama Pak Wapres RI, Menteri dan pak Gubernur. Pada kesempatan itu, sudah ibu sampaikan kebutuhan untuk para penyintas COVID-19 di Pandeglang,” ungkapnya, Kamis 15 Juli 2021.

BACA :  Perda Retribusi Perizinan Tertentu di Kabupaten Tangerang Disahkan

Dikatakannya, dalam rakor itu pihaknya juga meminta bantuan oksigen khususnya oksigen tabung kecil. Pasalnya setiap Puskesmas yang tersebar di 35 Kecamatan di Kabupaten Pandeglang mengalami kekurangan.

“Kalau oksigen tabung besar, di rumah sakit ada, cukup untuk dua minggu ke depan. Tapi, kalau tabung yang kecil di Puskesmas sangat kekurangan. Makanya ibu sampaikan langsung ke Pak Wapres, agar Pandeglang segera dibantu,” katanya.

Selain itu lanjut Irna, ia juga meminta bantuan obat-obatan anti virus atau untuk menyembuhkan para pasien COVID-19. Sebab, bantuan yang saat ini diterima dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, kuotanya belum mencukupi.

“Alhamdulillah, responnya baik dari Pak Wapres dan Pak Gubernur Banten. Mudah-mudahan, secepatnya Kabupaten Pandeglang dibantu. Sehingga masyarakat tak menemukan kesulitan pelayanan kesehatan,” ujarnya.

BACA :  Operasi Simpatik Kalimaya di Pandeglang Jaring 1.000 Pelanggar Lalu Lintas

Ditambahkannya, jika sudah ada bantuan ia bakal langsung bergerak cepat menyalurkannya kepada para penyintas COCID-19, melalui para tenaga kesehatan (Nakes), baik di Puskesmas maupun di klinik-klinik swasta.

“Mudah – mudahan bantuan oksigen dan obat – obatan yang kami ajukan cepat direalisasi. Karena menyangkut kebutuhan maayarakat di saat pandemi COVID-19 ini,” tambahnya.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Samsul Fatoni memulai karier jurnalistik di sejumlah media massa mainstream di Banten. Pria yang dikenal aktivis semasa kuliah ini memutuskan bergabung BantenHits.com karena ingin mendapatkan tantangan dalam berkarya.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler