Connect with us

Berita Terbaru

Pasien Isoman di Rumah yang Butuh Konsultasi dan Obat Gratis, Akses Telemedicine di 11 Paltform Ini!

Published

on

Layanan telemedicine yang tersedia di 11 platform yang bekerjasama dengan Kemenkes. Melalui layanan telemedicine, pasien yang menjalani isolasi mandiri di rumah bisa mendapatkan konsultasi medis hingga obat gratis. (Foto ilustrasi: setkab.go.id)

Jakarta – Pasien positif COVID-19 yang menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah diminta memanfaatkan layanan gratis telemedicine di 11 platform yang disediakan Kementerian Kesehatan.

Namun saat ini, layanan tersebut masih meliputi wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Depok dan Bekasi (Jabodetabek) dan rencananya akan segera diperluas lagi.

Dikutip BantenHits.com dari laman resmi covid19.go.id, layanan gratis telemedicine ini menyediakan jasa konsultasi dokter dan jasa pengiriman obat pokok secara daring bagi pasien COVID-19.

BACA :  Polsek Mauk Tangerang Tingkatkan Patroli ke Desa-desa

Ada 11 Platform telemedicine yang sudah bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan antara lain Alodokter, GetWell, Good Doctor dan GrabHealth, Halodoc, KlikDokter, dan KlinikGo, Link Sehat, Milvik Dokter, ProSehat, SehatQ, dan YesDok.

“Namun layanan ini dapat dimanfaatkan setelah pasien melakukan testing di laboratorium yang terafiliasi dengan Kementerian Kesehatan. Dan kedepan akan diperluas lagi,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19, Prof Wiku Adisasmito dalam Keterangan Pers Perkembangan Penanganan COVID-19 dan PPKM Darurat di Graha BNPB, Kamis, 15 Juli 2021 yang juga disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Menurut Wiku, Pemerintah mengapresiasi berbagai gerakan saling bantu oleh masyarakat. Seperti layanan pengisian tabung oksigen dari rumah ke rumah, maupun melayani pasokan kebutuhan dasar bagi pasien yang harus melakukan isolasi mandiri di rumah. 

BACA :  Dishub Tangerang Siapkan Rekayasa Lalin Urai Macet di Perbatasan

Karena itu, lanjutnya, masyarakat diminta untuk tidak memanfaatkan situasi termasuk layanan bantuan untuk kepentingan beberapa pihak dan perseorangan. Hindari pula membuat kegaduhan dengan menyebar hoax dan berita tidak benar serta mmeprkeruh suasana. 

“Ini saatnya kita kuat dengan bersatu saling membantu,” pungkas Wiku.

Editor: Fariz Abdullah



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler