Connect with us

Berita Terbaru

Sehari 200 Orang di Kab. Tangerang Terkonfirmasi Covid-19; Zaki Langsung Terapkan PPKM Level 4

Published

on

Jubir Satgas penanganan percepatan Covid-19 Kabupaten Tangerang dr. Hendra Tarmizi. (Dok. BantenHits)

Tangerang- Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) resmi diperpanjang oleh pemerintah sampai 25 Juli 2021. Namun, kali ini PPKM Darurat diganti menjadi PPKM level 4.

Wilayah Kabupaten Tangerang terdata sebagai PPKM Level 3. Akan tetapi, dalam pelaksanaannya Pemkab Tangerang menerapkan PPKM Level 4.

Juru Bicara Satgas Penanganan dan Percepatan COVID-19 Kabupaten Tangerang dr. Hendra Tarmizi mengatakan, keputusan penerapan PPKM Level 4 dikarenakan Kabupaten Tangerang masih berstatus zona merah.

“Karena kita kan zonanya merah. Akhirnya pak bupati memutuskan untuk menerapkan aturan PPKM Level 4 walaupun sebenarnya Kabupaten Tangerang itu PPKM Level 3,” Kata dr. Hendra kepada BantenHits, Kamis 22 Juli 2021.

BACA :  Tradisi Munggahan, Warga Ramai-ramai Padati Tempat Wisata di Pandeglang

Ia menjelaskan, penerapan PPKM Level 4 itu dipilih karena tingkat penularan atau insiden kasus Corona masih cukup tinggi. Dalam sehari, sekitar 80-200 orang terkonfirmasi positif COVID-19.

“Kalau level itu lebih ke arah tingkat penularan sama luas wilayah yang terkena. Di kita perhari 80-200 orang yang positif,” Jelasnya.

Ia juga menerangkan, karena banyak ditemukannya kasus positif, angka kematian pun mengalami kenaikan. Namun sebenarnya,  jika dilihat dari rasio perseribu jumlah penduduk ini masih rendah hanya sekitar 2,1 persen.

“Untuk kejadian rawat inap sudah mulai turun. Tapi rumah sakit masih penuh kita punya tempat tidur itu 1.200 sekarang masih penuh,” Terangnya.

Soal aturannya, ia menambahkan, bahwa aturan dalam PPKM Level 4 dengan PPKM Darurat masih sama. Selama PPKM Level 4, jam operasional tempat usaha dibatasi dan untuk restoran tidak boleh makan di tempat.

BACA :  Susun Rencana Kerja, Dinas Sosial Banten Bakal Gandeng 52 Lembaga

“Semua aturannya masih sama dengan PPKM Darurat belum ada relaksasi,” Pungkasnya.

Editor: Fariz Abdullah



Pria kelahiran Jakarta ini memiliki latar belakang sarjana pendidikan. Ketertarikan pada dunia literasi membuat Rikhi--begitu dia biasa dipanggil--memilih jalan hidup sebagai jurnalis.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler