Connect with us

Berita Utama

Mendagri Puji Kinerja Pemda di Banten Ini, Ternyata sejak Pandemi Bupatinya Gak Berhenti Blusukan ke Zona Merah

Published

on

Mendagri Tito Karnavian saat berkunjung ke Kantor Pemkab Tangerang, Senin, 26 Juli 2021.(Foto: tangerangkab.go.id)

Tangerang – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, mengapresiasi kinerja Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar terkait penanganan COVID-19.

“Atas semua langkah dan kerja keras beliau, kekompakan beliau dengan unsur Forkopimda meskipun tidak gampang, dan juga Ia melihat data-data realisasi belanja yang cukup baik realisasi APBD yang sudah lebih dari 40% sudah sangat baik kemudian juga realisasi anggaran untuk penanganan pandemi ini sudah sangat baik,” kata Tito dalam kunjungan ke Pemerintah Kabupaten Tangerang, Senin, 26 Juli 2021 seperti dikutip BantenHits.com dari laman resmi tangerangkab.go.id.

Tito juga menyampaikan hasil pemantauan terhadap penggunaan dana Belanja Tidak Terduga di Kabupaten Tangerang.

“Untuk Bansos juga bagus, dan Bupati Tangerang turun langsung untuk membagikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak COVID-19 bahkan lebih dari itu beliau juga memanfaatkan di luar APBD seperti CSR dari perusahaan-perusahaan yang ada di Kabupaten Tangerang,” bebernya.

BACA :  Sebut Penista Ulama, Nahdliyin Banten Doakan Fadli Zon Mendapat Hidayah

“Saya mengucapkan terima kasih yang tinggi kepada Bupati Zaki,” sambung Tito.

Pilih Kerja di Pasar

Catatan BantenHits.com, Zaki merupakan kepala daerah yang sangat aktif turun ke lapangan sejak Pandemi COVID-19 melanda pada 23 Maret lalu.

Bahkan, sejak pembatasan sosial berskala besar atau PSBB pertama diberlakukan 16-31 Mei 2020, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar memilih kunjungan kerja secara berkala ke pasar tradisional di Kabupaten Tangerang.

Pasalnya, pasar diketahui merupakan tempat paling tinggi tingkat penularan Covid-19-nya di Kabupaten Tangerang. Kepada pedagang dan warga yang berbelanja, Zaki tak bosan-bosan mengingatkan agar warga menerapkan protokol kesehatan dengan memakai masker dan menjaga jarak.

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar memasangkan pelindung wajah ke Pedagang Pasar Sentiong, Senin, 29 Juni 2020. Zaki gencar sosialisasi soal pentingnya disiplin terhadap protokol kesehatan di pasar tradisional untuk menekan angka positif Covid-19.(Foto: Kominfo Kabupaten Tangerang)

Seperti yang dilakukan saat Zaki mengunjungi Pasar Sentiong, Kecamatan Balaraja, Senin, 29 Juni 2020. Dalam kunjungan kerja tersebut, Zaki kembali membagikan masker dan pelindung wajah kepada pedagang dan warga.

BACA :  Harga Gagah di Pandeglang Anjlok, KTNA Sebut Peran Bulog Belum Dirasakan Petani

Anhar, salah satu pedagang di Pasar Sentiong mengatakan, ia merasa senang dan bangga terhadap kepedulian Bupati Tangerang yang mau turun langsung untuk membagi-bagikan masker dan pelindung wajah kepada pedagang.

“Saya melihat semangat dari para pemimpin Kabupaten Tangerang dalam memutus rantai Covid-19 dengan turun ke pasar untuk membagikan masker dan pelindung wajah sekaligus mengingatkan kepada kami untuk selalu memakai masker dan jaga jarak,” tutur Anhar.

Pada 22 Juni 2020, Zaki juga menggandeng dua Ormas yang sebelumnya kerap bertikai untuk menyosialisasikan protokol kesehatan dan membagikan masker serta pelindung wajah di Pasar Curug.

Tak Takut Masuk Zona Merah

Kekinian, saat sedang pemberlakuan PPKM Darurat, Zaki juga ‘nekat’ masuk ke salah satu zona merah COVID-19 di Kabupaten Tangerang, yakni Cikupa.

BACA :  Hamas Khawatir Pilkada Kabupaten Serang Jadi Klaster Baru Penyebaran Covid-19, Sanksi Tegas Paslon Pelanggar Protokol Kesahatan!

Zaki bersama Komandan Kodim 0510/Tigaraksa Letkol Infanteri Bangun Siregar, membagikan sembako dan obat-obatan  kepada warga yang sedang menjalani isolasi mandiri. 

Sembako dan obat-obatan tersebut dibagikan di Kampung Palahlar RT 03 RW 01, Desa Budi Mulya, Kecamatan Cikupa, pada Rabu 21 Juli 2021. 

Bupati Zaki mengatakan, bahwa wilayah Kecamatan Cikupa merupakan daerah dengan status zona merah ke empat di Kabupaten Tangerang. Oleh sebab itu, penanganan COVID-19 di wilayah Cikupa harus ditingkatkan. 

“Pagi ini saya bersama pak Dandim membagikan sembako dan obat untuk warga Cikupa yang sedang melakukan isolasi mandiri di rumah,” kata Zaki kepada sejumlah wartawan.

Editor: Fariz Abdullah



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler