Connect with us

Berita Terbaru

Terancam Hukuman Mati, Begini Kondisi Dokter Muda Pembakar Bengkel yang Tewaskan Pacar dan Orangtuanya

Published

on

Dokter MA, pelaku pembakar bengkel di Kota Tangerang. (Kumparan)

Tangerang- MA (sebelumnya ditulis MM), dokter pembakar bengkel di Pasar Malabar, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang akhirnya ditetapkan sebagai tersangka.

Ya, MA ternyata kekasih dari Lionardi (34) anak dari sang pemilik bengkel. Ia pun tewas bersama dengan kedua orang tuanya Edy (66) dan Lilys (55).

Baca Juga: Berzina Lalu Hamil Tapi Tak Dinikahi, Dokter Muda Kalap Bakar Bengkel hingga Kekasih dan Orangtuanya Tewas

Dikutip Bantenhits dari Kumparan, polisi berhasil membongkar motif MA tega membakar bengkel sehingga menewaskan sang kekasih berikut orangtuanya.

Ya, adalah sakit hati. Rupanya MA telah merencanakan aksinya, dengan menyiapkan 5 kantor bensin.

BACA :  Jalan Aat-Rusli Terendam Banjir, Banyak Kendaraan Mogok

“Kena Pasal 340 tentang pembunuhan berencana hukuman 20 sampai hukuman mati,” kata Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kota Kompol Abdul Rachim, saat dikonfirmasi seperti dilansir Kumparan, Rabu, 11 Agustus 2021.

MA merupakan kekasih dari Lion. Dia ternyata sedang hamil, tapi Lion enggan bertanggung jawab. Parahnya lagi, orang tua Lion tak merestui bila keduanya menikah.

MA yang gelap mata merencanakan aksinya. Jumat (6/8), malam dia datang ke bengkel milik Lion dan keluarga. MA lalu melemparkan bensin ke bengkel.

Api membesar. Petugas berupaya memadamkan api, termasuk menyelamatkan orang yang ada di dalam. Dari 5 orang, hanya 2 yang berhasil diselamatkan, 3 lainnya tewas.

Bukti bensin ini pula yang membuat polisi yakin MA merupakan pelaku pembakaran.

BACA :  3.450 Mahasiswa UMT Ikuti KKN, Rektor: Pelajari Masalah di Lingkungan Masyarakat

“Pelaku terbukti melakukan pembunuhan berencana, setelah ditemukan 5 liter bensin dalam mobil, dan juga di lokasi adanya 5 plastik berisi cairan bensin (sisa pakai),” tambah dia.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler