Connect with us

Berita Terbaru

Nah Lho Kejari Kab. Tangerang Buru Tersangka Lain di Kasus Korupsi Bansos PKH; Kerugian Negara Terendus Rp3,5 Miliar

Published

on

Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang Nana Lukmana menyampaikan soal penghentian sementara kasus PKH di Tigaraksa. (BantenHits.com/ Rikhi Ferdian)

Tangerang- Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang memastikan bakal ada penambahan tersangka kasus penyimpangan bantuan sosial (Bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) di wilayah Kecamatan Tigaraksa.

Sebelumnya, pihak Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang telah menetapkan 2 tersangka berinisial DKA dan TS dalam kasus korupsi dana bantuan bagi warga miskin tersebut.

“Sekarang baru 2 (tersangka) kalau ada penambahan tersangka itu pasti cuma posisinya sekarang mau kita sidangkan dulu. Terus saat ini juga ada pelimpahan satu perkara lain, itu dulu mungkin,” Kata Kepala Seksi Intelijen Kejari Kabupaten Tangerang, Nana Lukmana kepada BantenHits, Senin 16 Agustus 2021.

BACA :  Eyang Subur Ungkap Kisah Tragis di Jembatan Tarumanagara Pandeglang, Mobil Jatuh Hingga Tangan Warga Patah

Sambil berjalan, Nana melanjutkan, pihaknya sudah meminta inspektorat untuk kembali mengaudit kerugian negara yang diperkirakan mencapai 3,5 miliar tersebut.

“3,5 miliar itu akumulasi secara keseluruhan. Tapi kemarin itu baru 800 juta untuk 2 tersangka kita sedang minta audit lagi ke inspektorat untuk ada tersangka lain dalam kasus ini (PKH),” Terang Nana.

Meski begitu, dari 10 pendamping yang diperiksa dan 2 diantaranya sudah ditetapkan sebagai tersangka, Nana belum mau mengungkapkan berapa jumlah pendamping yang akan kembali ditetapkan sebagai tersangka.

“Kemungkinan ada berapa nanti aja kita rilis. Kemarin baru 2 untuk selanjutnya nanti kita lihat berapa lagi,” Ujarnya.

kendati demikian, ia memperkirakan, penghitungan kerugian negara oleh inspektorat akan selesai dalam waktu 1-2 bulan ke depan. Setelah itu, pihaknya baru akan menetapkan tersangka lainnya.

BACA :  Alhamdulillah! Hampir 1.000 Guru SMA/SMKN di Banten Dapat SK PPPK dari Pj Gubernur Banten

“Secepatnya. Kurang lebih 1-2 bulan penghitungan kerugiannya sudah selesai,” Pungkasnya.

Editor: Fariz Abdullah



Pria kelahiran Jakarta ini memiliki latar belakang sarjana pendidikan. Ketertarikan pada dunia literasi membuat Rikhi--begitu dia biasa dipanggil--memilih jalan hidup sebagai jurnalis.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler