Connect with us

Berita Terbaru

Wisatawan Asal Sulawesi Utara Hilang Digulung Ombak Pantai Kalapa Warna; Ada Teriakan Histeris Wanita

Published

on

Tim Sar saat akan melakukan pencarian dua wisatawan yang hilang digulung ombak Pantai Kalapa Warna. (Istimewa)

Lebak- Dua wisatawan asal Minahasa, Sulawesi Utara, terseret ombak saat berenang di Pantai Kalapa Warna, Desa Panyaungan, Kecamatan Cihara, Senin, 23 Agustus 2021. Masing-masing Servi S Mondoringin dan Elly Osborn Mondoringin.

Kabarnya, mereka terseret ombak pantai sekitar pukul 13.00 WIB saat keduanya asik berenang.

Sang istri dari korban sempat teriak histeris saat melihat detik-detik belahan jiwanya tergulung ombak pantai yang ditutup Pemerintah karena tengah pemberlakuan PPKM Level 3.

Hal itupun membuat warga berdatangan ke lokasi untuk memberikan pertolongan terhadap korban tenggelam. Karena ombak tinggi, warga tidak berhasil menyelamatkan korban asal Minahasa itu.

BACA :  TNI Cetak Sawah Baru di Kabupaten Lebak

“Sekarang masih dalam proses pencarian. Kita lakukan penyisiran di tepi pantai, karena kondisi ombak sedang pasang,” kata Gozwan warga Panyaungan.

Gozwan menegaskan, destinasi wisata Pantai Kalapa Warna ditutup selama PPKM Level 3. Ini sesuai dengan Instruksi Bupati Nomor 16 Tahun 2021 Tentang PPKM Level 3 dan surat edaran dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) yang melarang tempat wisata buka di masa PPKM.

“Jadi, perlu kita tegaskan bahwa tempat wisata ini ditutup. Karena itu, pintu utama menuju pantai Kalapa Warna ditutup. Informasinya mereka masuk melalui pintu samping,” tegasnya.

Sementara Kapolsek Panggarangan AKP Wawan Suhawan membenarkan telah terjadi kecelakaan laut di Pantai Kalapa Warna.  Sekarang, anggota dan tim SAR sedang melakukan pencarian korban tenggelam.

BACA :  BC Soekarno-Hatta Gagalkan Penyelundupan Tengkorak Manusia

“Iya, dua orang terseret ombak di Kalapa Warna dan sekarang kita sedang lakukan pencarian bersama tim SAR gabungan,” ungkapnya.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler