Connect with us

Berita Terbaru

Anak Jakarta Jauh-jauh ke Tangerang Kompakan Buat Tawuran; Bawa Senjata Tajam Pula

Published

on

Para pelajar dari Jakarta dan Tangerang diamankan petugas karena akan terlibat tawuran. (Istimewa)

Tangerang- Sebanyak 70 pelajar gabungan Jakarta dan Tangerang diamankan Pihak Kepolisian Polres Metro Tangerang Kota.

Para pelajar asal SMK Budi Utomo Jakarta dengan SMK Tangerang itu kabarnya akan melakukan aksi tawuran, Senin, 30 Agustus 2021 malam.

“Para pelajar yang berhasil kita amankan ini yang kemarin akan melakukan tawuran. Mereka ini pelajar di sekolah Budi Utomo Jakarta. Janjian sama anak-anak sekolah yang ada di Tangerang,”kata Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Deonijiu De Fatima, Selasa 31 Agustus 2021.

Menurut Deonijiu, para pelajar dari Jakarta ini berkomunikasi dengan para pelajar salah satu SMK di Kota Tangerang untuk gabungan, karena akan tawuran dengan salah satu SMK swasta di Kota Tangerang.

BACA :  Out dari Golkar usai Tak Dukung Petahana di Pilkada Kota Baja, Eks Anak Buah Airlangga Hartato di Cilegon 'Direkrut' PPP

“Mereka ini komunikasi lewat online yang bermaksud mengundang akan adanya tawuran, mereka berkumpul dan bersatu antara SMK Budi Utomo sama anak-anak pelajar SMK dari Tangerang,” jelasnya.

Sebelum melaksanakan aksi tawuran di Kota Tangerang, lanjut Kapolres, para pelajar tersebut langsung dihadang dan diamankan petugas.

“Tercatat para pelajar dari Jakarta itu ada 34, kemudian 36 orang dari Tangerang. Mereka belum sempat tawuran, sudah terlanjur kami amankan,” katanya.

Kapolres menerangkan, ada lima orang pelajar yang ditahan pihaknya karena kedapatan membawa senjata tajam.

Kelima pelajar yang membawa senjata tajam tersebut saat ini sedang dalam proses penyidikan.

Sedangkan pelajar lainnya yang tidak membawa senjata tajam diperbolehkan pulang dengan dijemput pihak sekolah atau orang tua dengan membuat surat pernyataan.

BACA :  Tragis ! Di Ciledug, Dua Remaja Ditemukan Bersimbah Darah di Dalam Rumah, Satu Tewas

Kapolres menambahkan, Kota Tangerang belum menerapkan pembelajaran tatap muka, sedangkan di Jakarta sudah melaksanakan pembelajaran tatap muka sejak kemarin.

“Ini mereka murni pelajar rata-rata dari kelas 10,11, 12,” pungkasnya.

Editor: Fariz Abdullah



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler