Connect with us

Berita Terbaru

Keren! Petani Binaan PLN di Lebak Panen Padi 150 Ton

Published

on

PLN UP3 Banten Selatan saat panen padi bersama para petani di Kecamatan Sajira. (Istimewa)

Lebak- Para petani yang tergabung ke dalam Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Rampak Sekar Kampung Ciomas, Desa Sindangsari, Kecamatan Sajira melaksanakan panen padi, Selasa, 31 Agustus 2021.

Produksi padi yang dihasilkan para petani Gapoktan binaan PT PLN Unit Pelaksana pelayanan Pelanggan (UP3) Banten Selatan ini terbilang cukup baik.

Kabarnya, mereka berhasil memanen padi sebanyak 150 ton yang tersebar di 30 hektare lahan persawahan.

“Pada panen kali ini, memperoleh hasil panen rata-rata 5 ton per hektar. Saat ini, lahan yang dikelola seluas 30 hektar. Sehingga total panen padi kali ini sekira 150 ton,”kata Manajer PLN UP3 Banten Selatan, Irwanto Wahyu Kusumo.

BACA :  Laju Ribuan Buruh Menuju Rumdin Gubernur Banten Diadang Polisi, Kemacetan Mengular

Irwanto menerangkan diberikan PLN dalam pengelolaan lahan padi ini, kata dia diantaranya adalah memberikan bantuan pelatihan untuk meningkatkan keahlian para petani, pupuk dan gabah benih padi unggulan.

“Kami senang dapat berpartisipasi, memberikan dukungan yang diperlukan untuk para petani, dan pada saat bersamaan berupaya membantu penerapan pertanian dan menjaga ketahanan pangan,” katanya.

Untuk memaksimalkan para petani, menurut Irwanto pihaknya juga bekerja sama dengan penyuluh pertanian memberikan pelatihan berupa pelatihan produktivitas pertanian tanaman padi.

“Sehingga diharapkan para petani benar-benar bisa langsung mengaplikasikan pemberian bantuan tersebut dengan maksimal,”imbuhnya.

Ketua Gapoktan Rampak Sekar Kampung Ciomas Desa Sindangsari Rudiansyah, mengaku gembira atas keberhasilan panen padi kali ini. Sebab, panen raya kali ini mampu menghasilkan 5 ton/ per hektar.

BACA :  Soal Program Bela Negara, Mapancas: Bisa Tingkatkan Nasionalisme, Asal Bukan Seperti Wajib Militer

“Alhamdulillah setelah dukungan yang diberikan PLN kami bisa mulai dari penanaman yang baik, memilih benih padi unggulan, pupuk yang tepat sehingga sampai dengan panen berhasil dimana beberapa petani lain disekitar kami belum bisa maksimal panen karena diserang hama,” akunya.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler