Connect with us

Berita Terbaru

50 Persen SMA Negeri di Banten Gelar PTM, Wahidin Halim Ingatkan Hal Ini pada Pelajar

Published

on

Gubernur Banten, Wahidin Halim saat Meninjau SMA Negeri 1 Kota Serang (BantenHits.com/Mahyadi)

Serang – Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) mengungkapkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) sejauh ini berjalan lancar sesuai protokol kesehatan.

“Berjalan bagus dan aman, sesuai protokol kesehatan,” ungkapnya saat meninjau PTM di SMAN 1 Kota Serang, Senin 6 September 2021.

Dalam kesempatan itu, Gubernur WH juga sempat masuk ke ruang kelas dan melakukan dialog dengan para siswa.

Siswa yang belum vaksinasi dianjurkan untuk ikut vaksinasi dan mengecek alat pengukuran suhu, hand sanitizer, kran untuk cuci tangan.

“Serta tetap jaga protokol kesehatan di sekolah maupun di luar sekolah,” ungkapnya.

Wahidin menjelaskan, jika pembelajaran tatap muka tidak mengandung resiko lonjakan kasus COVID-19 maka akan terus di lanjutkan.

BACA :  DPRD Kab. Tangerang Godok Dua Perda Inisiatif

“Karena COVID-19 cukup traumatik dan menimbulkan kekhawatiran orang lain,” ungkapnya.

Menurut Gubernur, sekolah harus meyakinkan kepada publik dan orang tua bahwa Pembelajaran Tatap Muka dilaksanakan sesuai dengan protokol kesehatan yang ketat.

Dikatakan, Pembelajaran Tatap Muka untuk memenuhi hak-hak masyarakat yang ingin PTM untuk bisa belajar dengan nyaman.

“Kalau muncul kasus, akan kita evaluasi kasus per kasus, apakah karena sekolah atau karena lingkungan sosialnya,” jelas Gubernur.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Provinsi Banten Tabrani mengungkapkan pembelajaran tatap muka untuk SMA, SMK, dan SKh di Provinsi Banten hari ini efektif dimulai.

“Sekolah hari ini melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka 50 persen. Kepala Sekolah melaporkan evaluasi setiap hari ke Kepala Dinas melalui Kantor Cabang Dinas (KCD),” ungkapnya.

BACA :  Bandit Gasak Rp50 Juta di Depan Mapolres Serang

Tabrani menegaskan, jika ada lonjakan kasus COVID-19, pihaknya tak segan-segan untuk melakukan evaluasi.

“Kalau ada kasus akan kita evaluasi. Bagi yang tidak bisa PTM, solusinya daring,” tandasnya.

Editor : Engkos Kosasih



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler