Connect with us

Berita Terbaru

Saba Baduy Meningkat: Kerajinan Tangan Laris Manis

Published

on

Salah satu warga suku Baduy saat menenun pada Festival Baduy 2016. Tenun serempak yang diikuti oleh 500 penenun pecahkan rekor dunia versi Lepdis. (Banten Hits/ Fariz Abdullah)

Lebak- Kunjungan atau Saba Budaya Baduy mengalami peningkatan belakangan ini seiring diterapkannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2.

Hasilnya, buah tangan berupa kerajinan tangan baik madu, tenun hingga lainnya laris manis diborong wisatawan.

Eman, salah seorang pemilik warung makan oleh-oleh khas Baduy di Ciboleger membenarkan, sejak satu pekan terakhir ini, wisatawan lokal maupun wisatawan dari luar Banten yang melakukan saba Baduy mengalami peningkatan.

“Kebetulan di warung makan saya menjual oleh-oleh khas Baduy juga. Makanya saat kunjungan wisatawan mengalami peningkatan, maka wisatawan yang mampir ke warung saya,”kata Eman, Senin, 13 September 2021.

BACA :  Tak dapat Siswa Baru, SDN Cijantra 2 Pagedangan Akan Digabung ke SDN Cicayur

“Karena yang saba Baduy mulai meningkat, maka semua jenis kerajinan tangan yang dijual di rumah saya, kini banyak yang terjual,”timpal Udil warga Baduy yang berdomosili di Kampung Kaduketug II, Desa Kanekes.

Sementara, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Lebak, Imam Rimahayadin tak menampik jika kunjungan ke Baduy mengalami peningkatan yang signifikan.

“Kelonggaran dimasa PPKM ini, mungkin telah diketahui masyarakat diluar Banten, sehingga merakapun, kini bisa berkunjung ke Baduy,”kata Imam.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler