Connect with us

Berita Utama

Irna Kaget Beredar Video Bernarasi ‘Camat Cigeulis Mabuk Berat’, Minta Inspektorat dan BKD Lakukan Langkah Ini

Published

on

Bupati Pandeglang, Irna Narulita saat memberikan keterangan pers. (BantenHits.com/Samsul Fatoni)

Pandeglang – Bupati Pandeglang, Irna Narulita kaget saat mendengar isu terkait Camat Cigeulis, Subro Mulisi yang diduga mabuk berat di salah satu rumah warga

Sebelumnya, video berdurasi 12 detik dengan narasi Camat Cigeulis mabuk berat sambil karaoke beredar di media sosial. Video itu direkam warga yang menggerebek camat tengah duduk di kursi rumah warga.

Dalam video tak terlihat minuman keras (Miras) namun dalam narasi yang beredar di sebut bahwa ada 3 botol miras. Lokasi di video merupakan rumah ketua RT Kampung Telasari, Desa Cigeulis, Kecamatan Cigeulis.

“Saya sempat kaget dan sangat terpukul ketika mendengar informasi soal Camat Cigeulis. Jika benar apa yang dilakukan oleh seorang camat itu, maka saya sangat kecewa,” kata Irna, Rabu 15 September 2021.

BACA :  Ibu Muda Pengedar Narkoba di Griya Jakarta Pamulang Ditangkap Polsek Neglasari

Menurut Irna, sebagai seorang ASN harusnya memberikan teladan bagi warganya, bukan malah ikut dan ambil bagian dalam perbuatan yang dilarang peraturan dan dilarang oleh agama.

“Perbuatan itu harus mendapatkan sanksi yang tegas. Jika hasil pemeriksaan dari Inspektorat dan BKD memang betul adanya, tentunya saudara SM (Subro Mulisi) harus diberikan sanksi tegas sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku,” tegas Irna.

Pihaknya juga menghimbau kepada seluruh aparatur di Pandeglang, jadilah teladan bagi masyarakat.

“Segala prilaku kita sebagai aparatur tentunya harus mencerminkan prilaku yang baik sesuai norma-norma kesusilaan dan norma agama,” tutupnya.

Camat Cigeulis, Subro Mulisi membantah isu yang vilar di media sosial terkait dirinya yang diduga tengah mabuk berat minuma keras. Camat itu mengaku, kalau dirinya di tempat itu sedang mengurus Akata Jual Beli (AJB) tanah.

BACA :  Sah! Kabupaten Lebak Tak Lagi Sandang Gelar Daerah Tertinggal

Editor : Engkos Kosasih



Samsul Fatoni memulai karier jurnalistik di sejumlah media massa mainstream di Banten. Pria yang dikenal aktivis semasa kuliah ini memutuskan bergabung BantenHits.com karena ingin mendapatkan tantangan dalam berkarya.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler