Connect with us

Berita Terbaru

Nadiem Makarim Dapat Pertanyaan Menohok dari Pelajar saat Kunjungan ke Kab. Tangerang: Begini Reaksinya

Published

on

Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin dan Menristekdikbud, Nadiem Makarim saat berdialog dengan pelajar SMA Negeri 19 Kabupaten Tangerang. (Istimewa)

Tangerang- Wakil Presiden K.H Ma’ruf Amin dan Mendikbudristek Nadiem Makarim meninjau pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di SMAN 19 Kabupaten Tangerang, Kecamatan Balaraja, pada Kamis 16 September 2021.

Dalam kunjungannya selama kurang lebih 30 menit itu, keduanya memantau bagaimana proses PTM yang digelar di masa pandemi Covid-19 tersebut.

Ma’ruf dan Nadiem juga sempat berdialog dengan para siswa guna mengetahui antusias mereka dalam mengikuti PTM terbatas.

Salah seorang siswa sempat bertanya kepada Nadiem, apakah sekolah tatap muka yang baru sekitar dua minggu digelar itu akan dihentikan kembali.

BACA :  40 Persen Pengguna Napza Didominasi Pemuda, KNPI Pandeglang dan BNN Gelar Tes Urine

Menanggapi pertanyaan tersebut, Nadiem menjelaskan, ada kemungkinan PTM bakal diberhentikan kembali. Apabila, tingkatan kasus Covid-19 di level nasional kembali naik ke level 4.

Namun, apabila kasus Covid-19 terus menurun PTM terbatas akan digelar seratus persen pada semua jenjang sekolah.

“Tadi pak Menteri bilang harapannya seluruh sekolah bisa 100 persen melakukan tatap muka,” Kata Kepala Sekolah SMAN 19 Kabupaten Tangerang, Adi Wiguna, kepada BantenHits.

Dijelaskan Adi, PTM terbatas di SMAN 19 Kabupaten Tangerang sudah digelar sejak 6 September 2021 lalu. Dalam pelaksanaannya, proses kegiatan belajar mengajar (KBM) dibuat 2 shif dengan kapasitas siswa sebanyak 50 persen.

“Dari total siswa sebanyak 1.174 kita bagi dua shif pagi dan siang dengan kapasitas setiap kelas hanya 50 persen dan tentu saja dengan prokes ketat,” ucapnya.

BACA :  Bantuan Menumpuk di Kecamatan Sumur, Warga yang Mengungsi ke Perbukitan Belum Tersentuh

Menurutnya, proses PTM di SMAN 19 sudah mendapat dukungan dari seluruh wali murid. Sehingga dalam pelaksanaannya tidak ada kendala karena sudah mendapat izin dari para orang tua siswa.

“Alhamdulillah wali murid di SMAN 19 seratus persen mendukung vaksinasi dan PTM jadi sejauh ini tidak ada kendala yah,” Ujarnya.

Ia juga mengungkapkan, sekolah tatap muka merupakan hal sangat dirindukan baik oleh siswa maupun guru. Oleh karenanya, ia berharap proses PTM terus bisa terus dilaksanakan.

“Dengan adanya PTM ada kehidupan di sekolah, interaksi langsung antara guru dan siswa ini yang sangat dirindukan,” Tukasnya.

Sebagai informasi, Kabupaten Tangerang masuk dalam perpanjangan pemberlakuan PPKM Level 3 yang berlaku dari 14 hingga 20 September 2021, sehingga satuan pendidikannya telah dapat menyelenggarakan PTM terbatas dengan kapasitas maksimal 50 persen. 

BACA :  677 Pelajar Kabupaten Lebak Berkompetisi di OSN SMA 2019

Editor: Fariz Abdullah

Proses PTM Terbatas di SMAN 19 Kabupaten Tangerang. 



Pria kelahiran Jakarta ini memiliki latar belakang sarjana pendidikan. Ketertarikan pada dunia literasi membuat Rikhi--begitu dia biasa dipanggil--memilih jalan hidup sebagai jurnalis.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler