Connect with us

Berita Terbaru

Penyelundupan 2.100 Benur Digagalkan Tim Serigala Polres Lebak; Kerugian Tembus Rp145 Juta

Published

on

Satreskrim Polres Lebak saat ungkap kasus penggagalan penyelundupan baby lobster. (Bantenhits/Fariz Abdullah)

Lebak- AD (38) warga Desa Sawarna Timur, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak diamankan Tim Serigala Polres Lebak, Rabu, 15 September 2021.

Bukan tanpa alasan, ia dibekuk tim asuhan AKP Indik Rusmono karena coba-coba menyelundupkan benih bening lobster atau baby lobster alias benur.

Ya, AD diamankan petugas saat akan menyelundupkan 2.100 baby lobster jenis mutiara dan pasir ke daerah Sukabumi, Jawa Barat.

“AD ini kurir. Dia dapat benur dari seorang nelayan di perairan Bayah. Rencananya akan dikirim ke Sukabumi,”kata Kasatreskrim Polres Lebak, AKP Indik Rusmono saat ungkap kasus di Mapolres Lebak.

BACA :  Pemkot Serang Bongkar Belasan Bangli, Penambal Ban: Jangan Diangkut Barangnya

Menurut Indik, AD menyimpan ribuan baby lobster itu dalam beberapa kantong plastik yang kemudian disimpan di dalam tas.

“Kita amankan di Jalan Raya Bayah – Sawarna berikut barang buktinya,”tuturnya.

Indik menerangkan dari 2.100 benih lobster yang terdiri dari 800 jenis mutiara dan 1.300 jenis pasir tersebut AD seharusnya membawa uang hasil transaksi senilai Rp145 juta.

“Baby Lobster jenis pasir dijual dengan harga Rp50 ribu. Sedangkan mutiara Rp100 ribu,”katanya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya AD dijerat Pasal 88 jo 16 ayat (1) dan atau pasal 92 jo 26 ayat (1) UU RI nomor 31 tahun 2004 tentang perikanan sebagaimana telah diubah dengan UU RI nomor 45 tahun 2009 tentang perikanan juga telah diubah dengan UU RI nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja dengan ancaman 6 tahun penjara atau denda maksimal Rp1,5 miliar.

BACA :  Program Tangerang Terang untuk Kampung Terang dan Bersinar

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler