Connect with us

Berita Terbaru

Ipang Terancam Hukuman 20 Tahun Penjara Gegara Sembunyikan Barang Ini Dibungkusan Tisu

Published

on

SR Alias Ipang Dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) subsider Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, Usai Kedapatan Memiliki Sabu Seberat 5,61 Gram. (Istimewa)

Tangerang- SR alias Ipang, pria berusia 38 tahun, asal Desa Cibugel, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, kini harus merasakan dinginnya sel tahanan.

Ipang ditangkap oleh Satnarkoba Polresta Tangerang karena kedapatan memiliki narkotika jenis sabu. 

Ia diringkus di sebuah kontrakan di Desa Selapanjang, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, pada Senin, 13 September 2021.

“Dari tangan tersangka SR alias Ipang, ditemukan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 5,61 gram,” kata Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro menerangkan di Gedung Presisi Polresta Tangerang Polda Banten, Kamis, 16 September 2021.

BACA :  DPMPD Pandeglang Bantah Wajibkan Desa Pakai Jasa Konsultan

Dikatakan Wahyu, barang bukti narkotika jenis sabu itu dikemas ke dalam 9 bungkus plastik klip bening. 

Setiap plastiknya, berisikan narkotika jenis sabu yang dibungkus dengan tisu dan dimasukan ke dalam bekas bungkus rokok.

“Selain mengamankan narkotika sabu, petugas juga mengamankan telepon genggam milik tersangka yang diduga digunakan untuk berkomunikasi transaksi narkotika,” Terang Wahyu.

Untuk kepentingan penyelidikan, tersangka Ipang beserta barang bukti sudah dibawa ke Satresnarkoba Polresta Tangerang.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, Ipang akan dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) subsider Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. 

“Terancam hukuman minimal 5 tahun penjara dan maksimal 20 tahun penjara karena,” Tukas Wahyu.

BACA :  Peran Dua Bersaudara dalam Pembunuhan Driver GrabCar Terkuak dalam Rekonstruksi

Editor: Fariz Abdullah



Pria kelahiran Jakarta ini memiliki latar belakang sarjana pendidikan. Ketertarikan pada dunia literasi membuat Rikhi--begitu dia biasa dipanggil--memilih jalan hidup sebagai jurnalis.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler