Connect with us

Berita Terbaru

Nyolong Ayam Bos Ternak, Dua Pemuda di Kabupaten Tangerang Terancam 7 Tahun Penjara

Published

on

Satu dari dua tersangka pencurian ayam yang ditangkap oleh Polresta Tangerang. (Istimewa)

Tangerang- Dua pelaku pencurian ayam di sebuah peternakan di Desa Kemiri, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang, ditangkap Unit Jatanras Satreskrim Polresta Tangerang.

Kedua pelaku masing-masing berinisial DP (21) dan DS (20). Mereka merupakan warga Desa Pangarengan, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang.

Dari keterangan polisi, aksi pencurian ayam tersebut dilakukan oleh para pelaku pada 28 September 2020 lalu. Setelah kurang lebih satu tahun menjadi buronan, keduanya berhasil ditangkap pada 12 Agustus 2021.

“Tersangka ditangkap pada hari Minggu, 12 Agustus 2021, sekira jam 2 malam di Desa Pangarengan,” Kata Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro, Jumat 17 September 2021.

BACA :  Lahan Milik PT KS Bakal Disulap Jadi Alun-alun Kota Cilegon

Dijelaskan Wahyu, kronologis aksi pencurian itu terjadi pada Senin (28/9/2020). Kala itu, pemilik peternakan bernama Jerry Ferdy mendapatkan laporan dari pekerjanya bahwa telah terjadi pencurian ayam di dalam kandang.

Pemilik peternakan bersama pegawai kemudian mengecek mengelilingi kandang. Didapati kawat pembatas kandang sudah jebol. Rangka kandang juga ditemukan dalam kondisi rusak.

“Atas kejadian itu, korban mengalami kerugian hingga jutaan rupiah,” ujar Wahyu.

Polisi yang mendapat laporan kemudian terus melakukan penyelidikan. Kemudian, pada Minggu (12/8/2021), anggota Opsnal Unit Jatanras mendapat informasi bahwa salah satu terduga pelaku berada di sekitaran Desa Pangarengan, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang.

“Setelah beberapa saat melakukan pemantauan akhirnya tersangka DP melintas menggunakan sepeda motor. Kemudian tim melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan tersangka,” tutur Wahyu.

BACA :  Lagi Telanjang, Wanita Transgender Disiram Minyak Mendidih sama Pacarnya Lalu Dibiarkan Mengerang dalam Rumah yang Dikunci

Kepada petugas, tersangka DP mengakui perbuatannya. Dalam aksinya, tersangka DP bersama tersangka DS yang sudah tertangkap, serta bersama tersangka DN dan PY yang sudah ditetapkan sebagai DPO dan saat masih dalam pengejaran.

Tersangka kemudian dibawa ke Satreskrim Polresta Tangerang Polda Banten untuk kepentingan penyelidikan. Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

“Kasusnya masih kami kembangkan. Dan kami juga terus mengejar tersangka lainnya termasuk penadah,” tukas Wahyu.

Editor: Fariz Abdullah



Pria kelahiran Jakarta ini memiliki latar belakang sarjana pendidikan. Ketertarikan pada dunia literasi membuat Rikhi--begitu dia biasa dipanggil--memilih jalan hidup sebagai jurnalis.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler